PASAR MODAL

Senin, 15 Agustus 2011 | 17:33 WIB

Inilah Daftar 'Top Foreign Buy' Senin (15/8)

Wahid Ma'ruf
Inilah Daftar 'Top Foreign Buy' Senin (15/8)
inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Saham BIPI hari ini terbanyak dibeli investor asing mencapai 61,3 juta saham dari volume perdagangan 114,9 juta saham dengan total transaksi Rp11,6 miliar.

Demikian dikutip dari data BEI, Senin (15/8). IHSG ditutup menguat 69,5 poin atau 1,79% ke 3.960,02 pada perdagangan Senin (15/8). Volume perdagangan mencapai 5,6 miliar saham senilai Rp4,7 triliun. IHSG mengalami net foreign sell Rp1,5 miliar dengan penjualan asing sebesar Rp1,442 triliun dan pembelian asing seesar Rp1,440 triliun.

Urutan kedua saham NIKL mencapai 24,7 juta saham dari volume perdagangan 255,8 juta saham dengan total transaksi senilai Rp94,6 miliar. Urutan ketiga saham ENRG mencapai 20,7 juta saham dari volume perdagangan 443,9 juta saham dengan total transaksi senilai Rp91,9 miliar. Urutan keempat saham BKSL mencapai 17,6 juta saham dari volume perdagangan 134,4 juta saham dengan total transaksi senilai Rp27,8 miliar.

Urutan kelima saham BBNI mencapai 16,3 juta saham dari volume perdagangan 38,2 juta saham dengan total transaksi senilai Rp164,04 miliar. Urutan keenam saham BNBR mencapai 11,04 juta saham dari volume perdagangan 410,6 juta saham dengan total transaksi senilai Rp26,8 miliar. Urutan ketujuh saham CPIN mencapai 6,3 juta saham dari volume perdagangan 37,7 juta saham dengan total transaksi senilai Rp101,4 miliar.

Urutan kedelapan saham LPCK mencapai 5,9 juta saham dari volume perdagangan 59,4 juta saham dengan total transaksi senilai Rp109,1 miliar. Urutan kesembilan saham TRUB mencapai 5,7 juta saham dari volume perdagangan 46,7 juta saham dengan nilai transaksi Rp2,4 miliar. Urutan kesepuluh saham SMGR mencapai 5,4 juta saham dari volume perdagangan 11,5 juta saham dengan nilai transaksi Rp102,3 miliar.

#ihsg #dana asing #foreign buy #utang as #utang eropa
BERITA TERKAIT
IHSG Menguji Level Support
AS-China Hanya Negosiasi Terbatas
Harga Minyak Berjangka Berani Naik Tipis
Investor Emas Ragukan Sikap Trump
Inilah Pemicu Rekor di Bursa Saham AS
Alibaba akan Listing Sekunder di Bursa Hong Kong?
Bursa Saham AS Bisa Bergerak Lebih Rendah

kembali ke atas