EKONOMI

Senin, 15 Agustus 2011 | 19:39 WIB

Yes! Ekonomi Indonesia belum Berpotensi Buble

Tio Sukanto
Yes! Ekonomi Indonesia belum Berpotensi Buble
Ekonom Universitas Gadah Mada Sri Adiningsih yustis.com

INILAH.COM, Jakarta - Meski perekonomian Amerika dan Eropa saat ini sedang bergejolak, namun ekonomi Indonesia diperkirakan masih jauh daripada ekonomi buble.

Demikian diungkapkan Ekonom Universitas Gadah Mada, Sri Adiningsih pada diskusi membangun sektor industri pengolahan indonesia, di Jakarta Senin (15/8). "Indonesia masih jauh daripada ekonomi buble, sebab pertumbuhan ekonomi Indonesia masih jauh daripada potensi pertumbuhan," ungkap Sri Adiningsih.

Terkait pertumbuhan ekonomi tersebut dia menuturkan bahwa potensi pertumbuhan ekonomi yang dimiliki Indonesia jauh lebih besar dibandingkan negara asia lainnya. Hal itu kat dia Indonesia didukung dengan sumber daya alam yang murah, usaha ekonomi mikro yang tumbuh bagus dan lain-lain.

"Potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sekitar 8-9 persen. Bayangkan dengan maraknya KKN, APBN yang banyak dikorup, infrastuktur yang buruk, ekonomi masih tumbuh. Dan jangan lupa, kita diuntungkan oleh tingginya harga karena suamber daya alam yang harganya bagus, usaha ekonomi mikro yang tumbuh berkembang,dan tingginya konsumsi masyarakat," tukas dia.

"Dari sini saja, kita bisa tumbuh 5-6 persen' apalagi kalau kita mau memanfaatkan peluang itu dengan baik. Saya kira ekonomi kita bisa tumbuh 8-9%," tambah dia. [hid]

#dana asing #utang as #sun #sbn #sukuk #buble economic
BERITA TERKAIT
Pengganti Susi Dorong Pariwisata Bahari Konservasi
Mendes PDTT Resmikan Infrastruktur Desa Perbatasan
AP II Ingin Kualanamu Terbesar & Canggih di Barat
Mentan Bantu Mobil TTIC dan Coldstorage ke Sulsel
Mentan SYL Ajak Milenial Jadi Bagian dari Gratieks
Kementan: Pekan PVT Dorong Industri Benih Nasional
Kementan Pacu Populasi dan Perbaikan Genetik Sapi

kembali ke atas