EKONOMI

Rabu, 17 Agustus 2011 | 13:43 WIB

Syukurlah, Dana Pengadaan Raskin Capai Rp15,6 T

Mosi Retnani Fajarwati
Syukurlah, Dana Pengadaan Raskin Capai Rp15,6 T
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah menganggarkan dana Rp15,6 triliun untuk pengadaan beras bagi rakyat menengah ke bawah (raskin) pada 2012.

Menteri Pertanian, Suswono mengatakan, pihaknya mendapat kucuran anggaran sebesar Rp41,91 triliun yang akan dialokasikan untuk pengadaan raskin, subsidi pupuk, serta bantuan pertanian lainnya.

"Dari Rp41,9 triliun untuk pangan itu termasuk anggaran untuk raskin sebesar Rp15,6 triliun, kemudian subsidi pupuk sekitar Rp16,8 triliun, lalu ada bantuan benih. Itu semua digabungkan," ungkapnya di kantor pusat Ditjen Pajak Jakarta, Selasa (16/8) malam.

Dalam RAPBN 2012, alokasi anggaran subsidi pangan direncanakan sebesar Rp15,6 triliun atau 0,2% dari produk domestik bruto (PDB). Jumlah ini naik Rp300 miliar atau 2,2% dari APBNP 2011 yang sebesar Rp15,3 triliun.

Kebijakan penyediaan subsidi pangan ini diberikan dalam bentuk penjualan beras kepada rumah tangga sasaran (RTS) dengan harga terjangkau oleh daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam 2012, program subsidi pangan ini disediakan untuk menjangkau 17,5 juta RTS dalam bentuk penyediaan beras murah (raskin) sebanyak 3,1 juta ton oleh Perum Bulog.

Jumlah tersebut akan dialokasikan untuk jangka waktu 12 bulan, dengan alokasi sebanyak 15 kg per RTS per bulan dan harga jual raskin sebesar Rp1.600 per kg. [hid]

#beras #pangan #rapbn 2012 #subsidi pupuk #Suswono
BERITA TERKAIT
Bea Cukai Bareng Kastam Malaysia Jaga Selat Malaka
KLHK Ajak Generasi Muda Cinta Lingkungan
Bea Cukai Tarakan Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi
Seismik Laut 2D, Pertamina Investasi US$239 Juta
(Ciptakan SDM Unggul) Bea Cukai Lanjutkan Kerja Sama BPSDM Perhubungan
Bea Cukai Ajak BPPI KLHK, Cek Kayu Hitungan Menit
(Angkat Daya Saing) Pemerintah Ubah Aturan Fasilitas Gudang Berikat

kembali ke atas