EKONOMI

Rabu, 17 Agustus 2011 | 16:41 WIB

Industri harus Terima Kenaikan TDL 10%

Irvan AF & Wahid M
Industri harus Terima Kenaikan TDL 10%
Menteri Perindustrian MS Hidayat inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Perindustrian mengungkapkan sektor industri harus menerima kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 10% pada tahun 2012.

"Mau tidak mau subsidi listrik itu dilepaskan tahun depan, tetapi harus mencari satu rumusan. Saya sudah beri tahu mereka bahwa tahun depan TDL akan naik," kata Menperin, MS Hidayat, usai mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI ke-66 di istana negara, Rabu (17/8).

Dalam penjelasan RAPBN 2012 Selasa kemarin, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan, untuk subsidi listrik diturunkan cukup signifikan dari Rp65 triliun pada tahun 2011 menjadi Rp45 triliun pada RAPBN 2012. Penurunan tersebut diiringi dengan kenaikan tarif tenaga listrik (TTL atau biasa disebut TDL) sebesar 10% pada bulan April tahun 2012.

Lebih lanjut, Menperin menjelaskan subsidi listrik seharusnya tidak dominan untuk rumah tangga miskin. Tetapi harus dirumuskan kategorinya sehingga diberikan secara selektif. "Saya justru minta agar nanti rumah tangga miskin itu ada kategorinya. Jadi jangan semuanya dibebaskan," jelasnya.

Meski akan mengalami kenaikan TDL, MS Hidayat berharap tidak mempengaruhi pertumbuhan sektor industri pada tahun depan. Dia berharap pertumbuhannya melebihi pertumbuhan ekonomi tahun tersebut. Pada semester I 2011 pertumbuhan industri capai 6,6%. "Ambisi saya bisa lebih tinggi sedikit dari pertumbuhan ekonomi," paparnya.

#menperin #industri #tdl #subsidi listrik #MS Hidayat
BERITA TERKAIT
Harga Gas Industri Batal Naik, Ini Dampaknya....
Bom Mapolrestabes Medan, Menteri Budi Sentil Gojek
Mentan SYL Lawan Alih Fungsi Lahan dengan Insentif
Bea Cukai Bareng Kastam Malaysia Jaga Selat Malaka
KLHK Ajak Generasi Muda Cinta Lingkungan
Bea Cukai Tarakan Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi
Seismik Laut 2D, Pertamina Investasi US$239 Juta

kembali ke atas