NASIONAL

Kamis, 18 Agustus 2011 | 03:27 WIB

Sindikat Penggelapan Mobil Diringkus

Harian Media Kalimantan
Sindikat Penggelapan Mobil Diringkus
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Paringin - Polres Balangan berhasil menggagalkan aksi kejahatan dan sekaligus meringkus para sindikat penggelapan mobil yang berasal dari Banjarmasin.

"Dari tujuh orang yang ditangkap, ada dua pelaku yang memang dicari petugas Polsek Banjar Timur Kota Banjarmasin, kata Kepala Polres Balangan, AKBP Muhammad Yudha Setyabudi, melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Taufikurrokhman, kepada Media Kalimantan, Rabu (17/8).

Menurutnya, dua pelaku sindikat yang masing-masing bernama Muhammad Adi Purnomo alias Edy Syahputra alias Edy Tamban dan Abdul Gani, hari itu juga dijemput petugas Polsek Banjar Timur Banjarmasin.

Reputasi mereka berdua, bebernya, 38 kali menggandakan KTP untuk proses leasing sepeda motor di dealer, yang pada akhirnya 38 kendaraan roda dua tersebut dilegonya,

Sedangkan lima orang sisanya, masih menjalani proses pemeriksaan, ujar Taufik.

Taufik menjelaskan, diringkusnya sindikat penggelapan mobil Banjarmasin di wilayah hukum Polres Balangan, dipicu kejengkelan lima pelaku terhadap dua pelaku lainnya yang membatalkan transaksi jual beli mobil Toyota Avanza saat tiba di Kecamatan Halong.

Merasa jiwanya terancam, dua pelaku yang menaiki Avanza warna silver melarikan diri dari kejaran lima pelaku yang mengendarai Avanza warna merah. Mereka pun nyungsep ke halaman rumah warga yang kebetulan lokasinya tidak jauh dari Mapolsek Juai.

"Warga yang ketakutan melaporkan ke petugas Polsek Juai. Saat itu juga petugas menggelandang mereka dengan barang bukti dua mobil Toyota Avanza warna silver dan merah, tuturnya. [mor]

BERITA TERKAIT
Menko PMK Minta Masyarakat Siaga Hadapi Bencana
Kasus Rokok Ilegal, Kerugian Capai Rp2,5 Miliar
Pilot Gantung Diri, Ini Penjelasan Lion Air
Komnas HAM Usulkan Perppu Atasi Kasus HAM Berat
Biak Tetapkan Hari Otsus Papua 21 November Libur
KPK Resmi Menahan Eks Presdir Lippo Cikarang
Puluhan Mahasiswa di Jember Terpapar Radikalisme

kembali ke atas