TEKNOLOGI

Minggu, 21 Agustus 2011 | 17:04 WIB

Bayi Monyet Juga Bisa Stres Saat Jauh Dari Ibunya

Nilam Permata
Bayi Monyet Juga Bisa Stres Saat Jauh Dari Ibunya
vipe.co.id

INILAH.COM, Jakarta - Seperti halnya manusia, ternyata psikologis bayi monyet juga tidak berkembang secara sempurna jika ia dijauhkan dari induknya.

Ilmuwan China, Xiaoli Fenga dan Lina Wang dari Universitas Hong Kong, meneliti tentang fungsi pengasuhan induk monyet dan hubungannya dengan kondisi psikologis bayi monyet.

Ada kalanya bayi monyet harus dipisahkan dari induknya, misalnya, dalam kondisi induk tidak bisa menghasilkan susu, atau jika induk tidak mampu mengurus bayinya sendiri.

Ilmuwan membandingkan 22bayi monyet yang diurus induknya dan 13 monyet yang dirawat dalam inkubator selama sebulan. Pada usia tujuh bulan, mereka semua kemudian digabung untuk bersosialisasi

Ternyata, saat hidup di tengah sesamanya, monyet yang dirawat bukan oleh induknya mengalami masalah sosialisasi, bahkan selama 1,5 hingga 3 tahun.

Diberitakan PhysOrg, Fenga dan Wang menemukan, bayi monyet mengalami kondisi stres saat dipisahkan dari induknya. Si bayi akan gelisah, cemas, dan punya kemampuan sosial rendah.

Mereka lebih kesulitan mengatasi stres jika dibandingkan dengan monyet yang diasuh induk. Mereka juga lebih mudah depresi, gerakannya lebih lambat, suka mengemut jemarinya sendiri, dan tanda-tanda kecemasan lain. [mor]

#bayi #monyet #induk #perkembangan #psikologis #stres
BERITA TERKAIT
Bersiap! Lusa ASUS ZenFone 6 Meluncur di Indonesia
12 Tim eSports Dunia Hadir di One Esports Dota 2
Sony Siapkan Sensor Kamera Smartphone Baru
Samsung Galaxy Fold Ludes di China
Apple Siapkan Headset dan Kacamata AR
Adu Kuat Realme 5 vs Galaxy A20s vs Redmi Note 8
VW Ambisi Hadirkan Mobil Otonom Penuh pada 2025

kembali ke atas