METROPOLITAN

Minggu, 21 Agustus 2011 | 12:00 WIB

Cari Bekal Lebaran, 2 Remaja Nekat Menjambret

Suriani
Cari Bekal Lebaran, 2 Remaja Nekat Menjambret
Ilustrasi

INILAH.COM, Makassar - Dua remaja, Lukman (17) asal Tana Toraja dan Muh. Siriadi (18) tertangkap dan dihakimi massa karena menjambret, Sabtu (20/8/2011) malam. Mereka gagal melarikan diri usai beraksi di Jl. AP Pettarani, Makassar.

Beruntung, aparat kepolisian segera tiba di lokasi kejadian sehingga keduanya bisa diselamatkan. Mereka digelandang ke Polsek Panakukkang untuk diproses hukum.

Di ruang penyidik, Lukman yang mengaku warga Jalan Pasar Terong, mengaku menjambret tas Hardianti (18) yang tengah dibonceng temannya. Sebelum tas yang ditaruh Hardianti di pangkuannya mereka berjalan beriringan. Karena merasa isi tas korbannya banyak Lukman, yang berada di belakang langsung menyambar tas. Sementara Siriadi memegang kemudi langsung tancap gas.

Namun nahas, saat kabur mereka menabrak motor yang hendak memotong jalur kendaraan Siriadi, sehingga keduanya terjatuh. Korban mengejar pelaku sambil berteriak. Teriakan korban didengarkan warga yang melihat kejadian ikut menolong.

Warga yang kesal langsung menghantam kedua pelaku. Kedua pelaku mengalami pecah bibir, sekujur tubuh lebam dan kepala bengkak. Lukman, yang kaki kanannya masih terluka akibat dioperasi kelihatan mengeluarkan darah.

Lukman yang berprofesi sebagai tukang lemari dan pasang plafon di Tana Toraja, mengaku ingin membeli baju lebaran untuk dibawa pulang. Sedianya ia akan pulang ke kampung halamannya Senin (22/8/2011), sehabis berobat selama tiga bulan di Makassar. Ia mengaku baru pertama kali melakukan aksinya itu. [tjs]

#jambret
BERITA TERKAIT
Gara-gara Program Anies Ramai Ingin Jadi Warga DKI
Pagi Ini, Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan
Polisi Selidiki Pembongkaran Portal Sungai Turi
Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan
(Teror Ait Keras Di Jakarta Barat) Pelaku Siram Korban Dengan Soda Api, Ini Efeknya
Polisi Tangkap Pelaku Teror Air Keras Di Jakbar
Kapolda Metro: Bahaya Medsos, Orang Jadi Radikal

kembali ke atas