TEKNOLOGI

Minggu, 28 Agustus 2011 | 14:45 WIB

Awas, Malnutrisi Akibatkan Sakit Jantung

Nilam P.
Awas, Malnutrisi Akibatkan Sakit Jantung
telegraph.co.uk

INILAH.COM, Jakarta - Remaja yang ingin langsing biasanya mengurangi makan. Padahal, menurut ahli nutrisi, perilaku itu meningkatkan risiko penyakit jantung hingga tiga kali lipat.

Kondisi malnutrisi tidak hanya terjadi di kawasan rawan pangan. Bahkan, anak perempuan di kota besar yang kehidupannya makmur pun ada yang malnutrisi. Mereka, yang umumnya gadis-gadis, ingin langsing di usia muda. Mereka tidak tau risikonya pada kesehatan mereka di kemudian hari terutama saat sudah tua.

Sebuah riset yang dilakukan Annet van Abeelen dari Universitas Medical Centre di Utrecht, Belanda, membuktikannya. Diberitakan The Telegraph, Abeelen melakukan riset pada 8.000 perempuan yang kurang gizi.

Pada objek riset, ilmuwan melihat risiko penyakit jantung koroner yang lebih tinggi hingga 27%, serta penyakit gagal organ dalam lainnya. Risiko ini terutama dihadapi remaja usia 1017 yang mengalami malnutrisi.

Mereka melakukannya karena terpengaruh mengikuti gaya hidup selebriti yang hanya mengkonsumsi kalori kurang dari kebutuhan normal dalam sehari. Misalnya saja Victoria Beckham yang hanya makan 600 kalori saat diet, dan Portia De Rossi, aktris yang hanya makan 300 kalori sehari.

Padahal kebutuhan kalori yang layak dikonsumsi seseorang adalah 2000 kalori. Menurut dokter, ukuran itu adalah syarat untuk tetap sehat. [mor]

BERITA TERKAIT
Realme Pecahkan Rekor di Harbolnas 12.12
Toyota Yaris Meriahkan Gelaran DWP 2019
Sambut Akhir Tahun, Suzuki Hadirkan GEMPITA
Layani Konsumen, FIFGroup Terapkan Teknologi AI
Twitter Kini Bisa Ubah Live Photos iOS Jadi GIF
FTC: Cambridge Analytica Kelabui Pengguna Facebook
(Terus Lanjutkan Tren Positif) Penjualan Honda Kembali Meningkat di November 2019

kembali ke atas