PASAR MODAL

Senin, 29 Agustus 2011 | 12:00 WIB

WIKA Bersama ChengDa Garap Proyek EPC

Agustina Melani
WIKA Bersama ChengDa Garap Proyek EPC

INILAH.COM, Jakarta PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) bersama ChengDa Engineering Corporation of China menggarap proyek EPC untuk PLTU 2X25 MW di Kalimantan Selatan senilai Rp1,3 triliun.

Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk Natal Argawan mengatakan, proyek tersebut mulai dikerjakan pada 2011. Kepemilikan saham WIKA di proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) tersebut sebesar 30%. Kita melakukan joint venture dengan ChengDa untuk pengerjaan proyek tersebut. Diharapkan proyek EPC PLTU di Kalimantan Selatan selesai pada tahun ini, ujar Natal belum lama ini.

Terkait jumlah saham perseroan sekitar 35% di publik Natal menuturkan, pihaknya belum mempertimbangkan untuk menambah saham ke publik menjadi 40% agar mendapatkan pemotongan pajak. Penambahan saham ke publik belum menjadi prioritas perseroan. Untuk rights issue tidak mudah karena harus meminta persetujuan DPR, kata Natal.

Seperti diketahui, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) diperkirakan meraih kontrak baru mencapai Rp7,91 triliun per Agustus 2011. Adapun proyek-proyek yang didapatkan pada semester kedua antara lain proyek out of pit crushing and conveying Kalimantan Selatan senilai Rp738,08 miliar.

Proyek PLTGU Borang 60 MW di Sumatra Selatan senilai Rp296,57 miliar
, Bandara Sepinggan Balikpapan senilai Rp335,9 miliar, proyek pembangunan Jembatan Merah Putih Ambon senilai Rp226,92 miliar,Proyek Bandara I Gusti Ngurah Rai Rp560 miliar,PLTG Rengat 20 MW Riau senilai Rp128 miliar, dan Hauling Road GBU di Kalimantan senilai Rp311 miliar, dan Proyek JORR W2 senilai Rp180 miliar. [cms]

#WIKA #proyek ECP #natal argawan
BERITA TERKAIT
Kartu Kredit Topang Transaksi di Singles Day
SMP Binaan AALI Mampu Berprestasi Skala Nasional
Buffett Kurangi Saham Apple, Beli Saham Tambang
Permintaan Minyak Mentah Naik Jadi 1,1 Juta Barel
Wow! Utang Global Kian Naik Jadi US$250 Triliun
Isu Perang Tarif Bawa Harga Minyak Naik Hampir 2%
Rekor di Bursa Saham Tekan Harga Emas

kembali ke atas