METROPOLITAN

Senin, 29 Agustus 2011 | 13:51 WIB

Arus Mudik di Stasiun KA Jatinegara Turun 40 %

Anton Hartono
Arus Mudik di Stasiun KA Jatinegara Turun 40 %
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Pemberlakuan peraturan PT Kereta Api Indonesia (kAI) yang baru tentang tidak berhentinya KA Ekonomi dan pembatasan penumpang dalam satu gerbong KA, membuat jumlah arus mudik di Stasiun KA Jatinegara turun sekitar 40 persen dibanding tahun 2010 lalu.

"Ada peraturan yang membatasi para calon pemudik yang biasanya berangkat dari Stasiun Jatinegara. Karena itu, jumlahnya menurun dibanding 2010 lalu," kata Desi Yuniarsih, staf Stasiun Jatinegara, Senin (29/8/2011).

Dari data yang tercatat menyebutkan jumlah penumpang yang berangkat pada H-2 arus mudik 2010 lalu sebanyak 7.936 penumpang. Sedangkan arus mudik pada H-2 tahun ini sebanyak 3.203 penumpang.

Begitu juga dengan data arus mudik secara kumulatif sejak H-7 sampai dengan H-2 tahun 2010 lalu mencapai 49.301 penumpang. Sedangkan pada tahun ini sebanyak 32.807 penumpang.

Selain banyaknya promosi mudik gratis yang disediakan oleh sejumlah instansi, faktor yang mendukung terjadinya penurunan jumlah penumpang adalah adanya peraturan pembatasan penumpang KA yang tidak boleh melebihi 150 orang dalam satu rangkaian gerbong. Ditambah lagi dengan tidak berhentinya KA Ekonomi tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur di Stasiun Jatinegara.

"Saat ini, jumlah penumpang yang masuk ke dalam kereta dibatasi jumlahnya. Dan kereta ekonomi juga tidak berhenti. Itu menjadi salah satu faktor arus mudik tahun ini menurun di banding tahun lalu," tambahnya. [mvi]

#mudik #kereta api
BERITA TERKAIT
Siang Ini Seluruh Jakarta Diprakirakan Hujan
Momen Pengembalian 17.800 Telur ke Lions Club
Fitnah Anies, Warga Tanah Merah Laporkan Akun Ini
Polemik Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Buka Suara
Jelang Imlek, Waspadai 17 Titik Banjir di Jakarta
Kata Anies Soal Dirut Transjakarta Lama dan Baru
Bebas Virus Corona, Dinkes DKI Tetap Waspada

kembali ke atas