PASAR MODAL

Senin, 29 Agustus 2011 | 17:18 WIB
(Mencermati Bursa AS Pekan Ini (1))

Kapan Pasar Bullish ?

Th. Asteria
Kapan Pasar Bullish ?
forexwebs.net

INILAH.COM, Washington - Investor saham AS memuji pidato meyakinkan Ketua Federal Reserve Ben Bernanke akhir pekan lalu. Namun banyak pembeli potensial yang masih wait and see.

Bernanke mengatakan bank sentral memiliki alat untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Selain itu diungkapkan bahwa pada pertemuan bulan depan, para pembuat kebijakan akan menilai jalur koreksi pasar saham, negosiasi batas atas utang dan krisis utang Eropa yang telah menekan perekonomian AS.

Saham diperdagangkan menguat pada Jumat (26/8), setelah pidato Bernanke di Jackson Hole, Wyoming, dengan indeks Dow Jones Industrial Averagedan indeks Standard & Poor500 membukukan keuntungan yang solid pada pekan yang optimis.

Kolumnis Marketwatch Dorothy Zhang mengatakan, reli bursa AS bisa berkelanjutan, tergantung apakah pergerakan naik kemarin hanya untuk profit taking, atau merupakan tanda awal bahwa investor mendapatkan cukup kepercayaan.

Yakni bahwa resesi dapat dihindari dan pendapatan perusahaan akan tumbuh. Selain mengalihkan dana dari emas, obligasi Treasury dan safe haven lain ke aset yang lebih berisiko seperti saham.Yang pasti, risiko resesi AS di atas normal, katanya.

Berdasarkan data terbaru dari indeks Economic Cycle Research Institute (ECRI), ekonomi AS melemah dengan kecepatan cukup tinggi. Indikator pertumbuhan indeks penggerak mingguan (WLI) ECRI menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS negatif 2,1% untuk pekan yang berakhir 19 Agustus.

Sepekan sebelumnya, WLI negatif untuk pertama kalinya sejak pertengahan Desember 2010.(ECRI telah menyebutkan, pergerakan dalam indikator pertumbuhan harus lebih lama dan stabil, sebelum bisa disebut tren).

Tapi pasar saham kini mencari mekanisme, dan alasan koreksi saham pada musim panas kali ini adalah karena investor menyesuaikan harga saham. Hal ini untuk mencerminkan ekspektasi pertumbuhan pendapatan perusahaan yang lebih baik.

Penilaian kembali mungkin tidak akan selesai.Menurut Almanac Trader Stock, September telah menjadi bulan dengan kinerja terburuk tahun ini bagi Dow dan S & P 500 sejak 1950. Saham Nasdaqjuga biasanya tidak bernasib baik pada September.

Zhang menilai butuh beberapa waktu sebelum para pembeli melihat potensi penguatan.Secara khusus, para profesional investasi, seperti penasihat keuangan dan fund manajer, dengan mandat menggeser saham, obligasi dan uang tunai, perlu melihat iklim ekonomi dan politik dalam rangka menempatkan lebih banyak dana ke saham.

Lalu, apa yang menjadi katalis reli bursa selanjutnya? [mdr/bersambung]

#bursa AS #Wall Street
BERITA TERKAIT
(Kepercayaan Investor Tinggi) NCD Perdana Bank DKI Bisa Oversubscribed 1,8 Kali
Kabar Baik AS-China, Dolar AS Malah Nyungsep
Perang Dagang AS-China Adem, Wall Street Moncer
Harga Minyak Naik Tinggi karena Politik Dunia
IHSG Sepekan Masih Berani Naik Meski Hanya 0,1%
Serangan ke Aramco Kurangi Produksi Minyak Saudi
AS Kaji Kenaikan Tarif hingga 100% ke Eropa

kembali ke atas