EKONOMI

Selasa, 30 Agustus 2011 | 01:37 WIB
(Yuslam Fauzi)

Menikmati Lengang Jakarta Saat Lebaran

Sandiyu Nuryono
Menikmati Lengang Jakarta Saat Lebaran
Yuslam Fauzi joko-syariah.blogspot.com

INILAH.COM, Jakarta Direktur utama bank syariah ini jarang mudik. Selain karena orang Betawi, ia juga lebih suka menikmati situasi Jakarta yang sepi ditinggal masyarakatnya.

Tahun ini saya ngga mudik. Saya akan menikmati Jakarta yang justru lengang. Kapan lagi kita meningkmati Jakarta lengang kalau ngga pas lebaran, coba, ujar Direktur Utama bank Syariah Mandiri Yuslam Fauzi kepada INILAH.COM.

Kendati menyukai kondisi ibukota yang sepi, pria kelahiran 28 Agustus 1959 ini beberapa tahun sekali menyempatkan diri mengantar istrinya pulang ke kampung halamannya di Surakarta. Istri saya orang Solo. Jadi tiap 2-3 tahun sekali, saya mudik juga ke Solo nganter Istri saya mudik. Terakhir tahun lalu, ucapnya.

Pada lebaran kali ini, Yuslam akan melakukan dakwah, kegiatan yang rutin dilakukan sejak remaja dulu. Selain untuk menjalankan kewajiban sebagai umat muslim, juga dalam rangka syiar keagamaan. Idul Fitri ini saya khotbah di Masjid Raya Bintaro Sektor I. Kalau Idul Adha kemarin saya di Bintaro sektor 9, Idul fitrinya di Masjid UI, katanya.

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan Arizona State University, USA 1992 dengan gelar Master of Business Administration di bidang Finance/Investment Banking ini menuturkan, sejak kecil dirinya sudah diperkenalkan dengan kehidupan agama yang kental. Lingkungan keluarga dan sekolah, mendidiknya untuk tahu dan paham soal seluk beluk Islam.

Hal ini ditambah dengan kegemarannya membaca buku agama serta diskusi dengan teman-temannya.Saya merasa banyak pemikiran keagamaan yang wajib dibagi ke masyarakat. Itulah yang mendasari keinginan saya berkotbah, ujar Yuslam yang mengaku sudah berdakwah sejak 1983.

Selain menjadi pendakwah, Yuslam juga aktif sebagai pembicara ekonomi dan perbankan syariah di berbagai seminar, simposium, workshop sejak 1999.

Ia mengikuti berbagai kursus tentang keuangan dan perbankan, baik di dalam maupun di luar negeri, antara lain Correspondent Banking di American Express Bank, New York (USA, 1992), Pricing Methodology(BoozAl\en Hamilton, 1992), Capital Market Instruments in Asia (Singapura, 1993) dan lainnya.

Sebagai orang Betawi, Yuslam mengaku sangat menyenangi satu hal ketika Lebaran, terutama saat istimewa berkumpul dengan keluarga besarnya.

Setelah salat idul fitri dan khotbah di Bintaro Sektor 1 tadi, kita pulang dan ngumpul di rumah Ibu saya. Kami sekeluarga biasanya kumpul di situ. Bertemu dengan orang tua, keponakan-keponakan dan anggota keluarga lainnya sangat membahagiakan,paparnya. [ast]

#Yuslam Fauzi
BERITA TERKAIT
Erick Sebut Ahok Dipastikan Jadi Komut Pertamina
14 Desa di Kudus Belum Cairkan Dana Desa
Tunggak Pajak di Depok, Siap-siap Dapat Ini...
(Penerbangan Indonesia Timur) Pertamina Buka Depot Pengisian Avtur di Sorong
Kolaborasi BLI-PSKL Bangkitkan Persuteraan Alam
Agar Rakyat Sehat, GIMMI Dorong Migor Kemasan 2020
Mentan SYL Blusukan ke Pasar Tani Kementan

kembali ke atas