NASIONAL

Senin, 29 Agustus 2011 | 20:20 WIB

PWNU Jatim Gagal Lihat Bulan di 9 Titik Hilal

PWNU Jatim Gagal Lihat Bulan di 9 Titik Hilal
inilah.com/Nury Sybli

INILAH.COM, Surabaya - Setelah melakukan hilal di beberapa titik di wilayah Jawa Timur, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) memastikan tidak dapat melihat bulan sebagai tanda berakhirnya bulan Ramadhan dan memasuki bulan Syawal.

Hal ini disampaikan oleh koordinator Rukyatul Hilal PWNU Jatim, Sholeh Hayat. Dia mengatakan tidak dapat melihat bulan di sembilan lokasi dilakukanya hilal.

Sembilan lokasi tersebut, di antaranya berada di Pantai Nambangan Surabaya, Pantai Gebang Bangkalan Madura, Pantai Ambet Pamekasan Madura, Tanjung Kodok Lamongan, Bukit Condro Gersik, Pantai Srau Pacitan, Pantai kalbut Bodowoso,Pantai Plengkung Banyuwangi, serta Pantai Serang Blitar.

"Setelah dilakukan hilal, dari sembilan titik lokasi, kita tidak berhasil melihat bulan," ujar Sholeh.

Lebih lanjut, Sholeh mengatakan, bahwa hasil dari hilal yang dilakukan di wilayah Jawa Timur kali ini akan diserahkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PWNU) untuk kemudian dilakukan rapat sidang Isbat sebagai penentuan dari pemerintah untuk memutuskan tanggal jatuhnya Hari Lebaran.

"Hasil ini akan kita serahkan kepada pusat untuk kemudian dilakukan Isbat," pungkas Sholeh.

Jika tidak terlihat penampakan bulan di beberapa wilayah seperti kali ini, maka besar kemungkinan, pemerintah akan mengundurkan lebaran satu hari sesuai degan aturan Islam, yakni jika belum melihat bulan maka dianjurkan untuk menggenapkan puasa menjadi 30 hari. [beritajatim.com]

#lebaran #hilal #isbat
BERITA TERKAIT
Generasi Milenial Jangan Alergi denga Politik
Polisi Sebut Pembunuhan Hakim PN Medan Terencana
Polresta Cirebon Tingkatkan Keamanan Jelang Nataru
Polisi Periksa 29 Orang Terkait Hakim Medan Tewas
(Indonesia Minim Iklim Diskursif) FEB UNPAD Luncurkan Jurnal Kasyaf
Viral Mandi di Motor Ditangkap, Ini Kata 2 Wanita
Rencana Hapus UN Untuk Suasana Pendidikan Bahagia

kembali ke atas