PASAR MODAL

Jumat, 02 September 2011 | 05:00 WIB

Anindya: IPO Visi Media Makin Cepat Makin Baik

Agustina Melani
Anindya: IPO Visi Media Makin Cepat Makin Baik
Komisaris PT Visi Media Asia Anindya Bakrie

INILAH.COM, Jakarta - Komisaris PT Visi Media Asia Anindya Bakrie menegaskan, penawaran umum saham perdana PT Visi Media Asia diharapkan dapat dilakukan paling lambat Oktober 2011.

"Semester kedua ini kita fokus untuk penawaran umum saham perdana PT Visi Media Asia. Sebelum lebaran kita sudah submit kembali dokumen IPO ke Bapepam-LK," ujar Anindya, saat ditemui di sela open house di kediaman Hatta Rajasa, Rabu (31/8).

Lebih lanjut ia mengatakan, penawaran umum saham perdana PT Visi Media Asia diharapkan dapat dilakukan paling lambat pada Oktober 2011. Penawaran umum saham perdana PT Visi Media Asia tergantung kondisi pasar dan Bapepam-LK. Anindya mengharapkan, penawaran umum saham perdana PT Visi Media Asia dapat dilakukan secepatnya. "Makin cepat makin baik," kata Anindya.

Seperti diketahui, Bapepam-LK menunda pemberian izin efektif penawaran umum saham perdana PT Visi Media Asia karena masalah teknis berkaitan pelaksanaan pembentukan harga secara online. Perseroan telah melakukan proses ulang penawaran umum saham perdana PT Visi Media Asia dengan menggunakan laporan keuangan baru.

perseroan berencana menawarkan saham perdananya (initial public offering/IPO) sebanyak 2,29 miliar lembar saham atau setara dengan 14,21%.

Perseroan juga menerbitkan 571,5 juta waran seri I. Waran ini diberikan kepada empat saham yang tercatat dalam penjatahan. Periode pelaksanaan waran ini adalah pada 10 Januari 2012 sampai 8 Januari 2013.

Dana hasil IPO ini akan digunakan untuk membayar utang kepada Credit Suisse AG cabang Singapura dan Credit Suisse International. Utang perseroan kepada Credit Suisse adalah sebesar US$54 juta. Lalu sebanyak 40% akan digunakan untuk belanja modal terkait pengembangan anak usaha perseroan. Dan sisanya sebesar 20% disiapkan untuk modal kerja perseroan dan anak usahanya.

Penjamin pelaksana efek dari IPO ini adalah PT Ciptadana Securities dan PT Danatama Makmur. Credit Suisse ditunjuk sebagai arranger global. [cms]

#anindya bakrie #ipo visi media asia
BERITA TERKAIT
Bursa Saham AS Tutup Hormati Martin Luther King
Bursa Saham Eropa dalam Tekanan
IHSG Kehilangan 0,7% ke 6.245,04
Bursa Jepang Pimpin Pasar Saham Asia Naik
PT Adira Finance Habiskan Dana PUT 2019 Rp1,1 T
AS-China Tetap dalam Konflik Permanen
IHSG Tergelincir 0,4% ke 6.261,85 di Sesi I

kembali ke atas