EKONOMI

Rabu, 21 September 2011 | 18:42 WIB

Kasus Askrindo, Polri Cekal 8 Orang

Agustina Melani
Kasus Askrindo, Polri Cekal 8 Orang
MI
INILAH.COM, Jakarta - Kepolisian telah memblokir 11 rekening di beberapa bank dan memeriksa 37 saksi termasuk 6 saksi ahli terkait kasus Askrindo.

Hal itu disampaikan Kabareskrim, Sutarman, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR, Rabu (21/9). Sutarman menuturkan, pihaknya sedang melakukan audit untuk melihat kerugian yang pasti. Pihaknya telah melakukan pemblokiran terhadap 11 rekening di berbagai bank.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam penyidikan sudah ada bukti yang ditemukan. Dari bukti tersebut, Kepolisian telah menahan dua pejabat Askrindo. "Ini terus kita kembangkan. Kita lihat aliran dana kemana dan siapa yang gunakan, kalau terbukti kita akan lakukan penindakan," tambah Sutarman.


Selain itu, pihaknya telah memeriksa 15 orang dari Askrindo dan tiga saksi ahli dari Bapepam-LK. Menurut Sutaman, kemungkinan ada tersangka baru dari manajer investasi dan penerima dana.

"Dari 8 yang dicekal, 5 orang dari manajer investasi, 3 dari penerima dana. Penerima dana maksudnya dana kan dialirkan ke beberapa perusahaan. Perusahaan yang menerima dana itulah yang dicekal," kata Sutarman.

Seperti diketahui, kasus Askrindo berawal dari penyidikan ada fakta tahun 2004-2008 askrindo melakukan investasi yang diduga fiktif. Hal ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp443,35 miliar. [hid]
#askrindo #kredit ukm #kpd #repo #reliance #manajer inv
BERITA TERKAIT
Budi: Terminal Barang Entikong Wajib Operasi 2018
Harga Pangan di Jawa dan Sumatera Kerek Inflasi
Saudara Tua Kepincut Bangun Industri Limbah Sawit
Terkonfirmasi, Istana Kirim Calon Bos BI ke DPR
(Kurangi Porsi Ekspor) APPSI: Perdagangan Antar-Provinsi Diatur Inpres
Misbakhun: Calon Gubernur BI Sudah Masuk ke DPR
Potensi Zakat Nasional Rp217 T, Terkumpul Rp6 T

ke atas