TEKNOLOGI

Senin, 03 Oktober 2011 | 15:03 WIB

Ilmuwan Ungkap Rahasia Nyamuk Berburu Manusia

Billy A. Banggawan
Ilmuwan Ungkap Rahasia Nyamuk Berburu Manusia
veja.abril.com.br

INILAH.COM, Riverside Ilmuwan Amerika Serikat (AS) mempelajari jalur terbang nyamuk guna mengetahui cara serangga ini menemukan manusia. Kini rahasia itu akhirnya terungkap. Bagaimana?

Entomolog University of California, Riverside mengatakan, karbon dioksida (CO2) yang manusia hembuskan dan bau kulit manusia memberi petunjuk penting pada nyamuk betina saat memburu manusia seperti ditulis Thaindian.

Nyamuk Aedes Aegypti yang menyebarkan penyakit seperti malaria, demam berdarah dan demam kuning menjadikan CO2 sebagai sinyal pertama saat mendeteksi keberadaan manusia, kemudian setelahnya mengikuti bau kulit targetnya.

Hal ini diketahui dari video menampilkan nyamuk yang dilepas di lorong angin kemudian diberi CO2 dan bau kulit.

Hasilnya, respon nyamuk pada bau kulit lebih lama dibanding pada CO2. Reseptor CO2 nyamuk membuat serangga ini dapat merespon CO2 secara instan dan bau kulit baru menjadi penting saat nyamuk berada dekat manusia yang akan digigit, papar entomology Ring Carde. [mor]

#nyamuk
BERITA TERKAIT
Honda ADV 150 Jadi Motor Terbaik Tahun 2019
Wuling Almaz Sabet FORWOT Car of the Year 2019
PUBG Mobile Campus Championship Resmi Digelar
NMAA Goes to Campus Sambangi Universitas Binus
83% Perusahaan di Indonesia Pakai Software Bajakan
Harley-Davidson Hentikan Produksi LiveWire
Resmi Rilis Smartphone Pertama Buatan Afrika

kembali ke atas