PASAR MODAL

Senin, 03 Oktober 2011 | 18:33 WIB

September, Jumlah Unit Reksa Dana Naik

Agustina Melani
September, Jumlah Unit Reksa Dana Naik
stockmarket.info

INILAH.COM, Jakarta - Meski dana kelolaan reksa dana turun menjadi Rp149,40 triliun, jumlah unit reksa dana bertambah menjadi 86,80 miliar pada September 2011.

Ketua Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) Abiprayadi Priyanto mengatakan hal ini didorong dari investor yang banyak masuk ke reksa dana saham ketika IHSG turun menjadi 3.400.

"Industri mendapatkan subcribe dari investo khususnya reksa dana saham," ujarnya kepada INILAH.COM, Senin (3/10).

Lebih lanjut ia mengatakan, investor dapat melakukan pembelian reksa dana secara bertahap. Investor diharapkan dapat memanfaatkan momentum dengan baik untuk membeli reksa dana.

"Jangan beli secara besar-besaran tapi mencari momen dan investasi bertahap. Kita harus melihat momen," kata Abiprayadi.

Sementara itu, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito menilai investor domestik mulai pintar melihat situasi bursa saham. Saat ini, ketika bursa saham mengalami pelemahan, investor reksa dana juga mulai memanfaatkan momentum untuk melakukan net subcription.

"Investor lokal sudah pintar, mereka masih positif untuk melakukan net subcription," ujar Eddy.

Adapun dana kelolaan reksa dana per September 2011 antara lain dana reksa terproteksi sebesar Rp40,09 triliun, reksa dana syariah terproteksi sebesar Rp548,75 miliar, reksa dana syariah saham sebesar Rp1,52 triliun, reksa dana syariah campuran sebesar Rp929,60 miliar, dan reksa dana syariah pendapatan tetap sebesar Rp491,30 miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4,17% year to date change pada 30 September 2011. IHSG ditutup di level 3.549,032 pada 30 September 2011. [hid]

#raksadana #aprdi #Abiprayadi Riyanto #ihsg
BERITA TERKAIT
Bursa Hong Kong Pimpin Penguatan Pasar Saham Asia
IHSG Mampu Naik 0,3% ke 6.191,5 di Awal Sesi
PBB juga Cemaskan Dampak Perang Tarif AS dan Eropa
Harga Minyak Mentah Bisa Naik 1%
Inilah Pemicu Kenaikan Harga Emas Berjangka
Bursa Saham AS Terpaksa Turun Tipis
IMF Ingatkan Bursa Saham AS Kian Mahal

kembali ke atas