EKONOMI

Senin, 03 Oktober 2011 | 20:30 WIB

Hore! Akhirnya RIM Mau Investasi di Indonesia

Mosi Retnani Fajarwati
Hore! Akhirnya RIM Mau Investasi di Indonesia
Menko Perekonomian, Hatta Rajasa inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Research In Motion (RIM), produsen BlackBerry, berkomitmen untuk mendirikan RIM Application Institute di Indonesia. Komitmen hitam di atas putihnya akan ditandatangani pada November 2011.

Menko Perekonomian, Hatta Rajasa mengungkapkan, pihak RIM telah berkomitmen untuk berinvestasi di Tanah Air. Salah satunya dengan membangun institut untuk pengembangan aplikasi RIM untuk menopang kebutuhan pasar dunia.

"Dia (RIM) akan invest di Indonesia segera dan saya katakan silahkan. Untuk aplikasi, membangun research center, lalu membangun institut untuk aplikasi yang market(pasar)-nya untuk dunia," tutur Hatta usai melakukan pertemuan dengan Vice President Government Relations RIM, Dave Pryce di kantornya, Senin (3/10).

Dalam kerja sama ini, RIM akan menggandeng beberapa perguruan tinggi di Indonesia seperti yang dilakukan di India. "Investasinya soal aplikasi. Software. Jadi bukan membuat hardware-nya. Menurut saya itu besar dan men-create (menciptakan) semacam suatu teknoprenur, jadi men-create wirausaha-wirausaha teknologi. Dan akan bekerja sama juga dengan beberapa perguruan tinggi," paparnya.

Pada November nanti kesepakatan investasi tersebut akan ditandatangani oleh pemerintah Indonesia dan RIM. "Dia (RIM) minta saya, November nanti kalau bisa menandatangani MoU (nota kesepahaman) dan dia akan melibatkan beberapa university. Dan ini real investasi," tegasnya.

Kendati belum dipastikan di wilayah mana institusi tersebut akan dibangun, namun ada beberapa tempat yang direkomendasikan pemerintah yaitu Bali dan Bandung. "Saya tadi menyebutkan seperti misalkan di ITB daerah bandung. Bali juga mungkin," ujarnya.

Sayangnya Hatta masih urung untuk mengungkapkan berapa besar investasi yang akan dikucurkan RIM. "Mereka tidak ada permintaan khusus. Mereka sudah tahu apa yang kita berikan," tegasnya. [hid]

#rim #blackberry #investasi #Research In Motion #Hatta
BERITA TERKAIT
Suburkan Industri Elektronik, Kemenperin Minta Ini
Pemerintah Segera Tambah Dua KEK Lagi
KLHK Dukung Investasi Bisa Tancap Gas di Indonesia
Investasilah Selagi Masih Muda
Pepsi Tinggalkan Indonesia, BKPM Kecolongan?
Pepsi Minggat, Kemenperin Klaim Tidak Ngaruh
Darmin: Investasi PSN Tembus Rp4.183 Triliun

kembali ke atas