NASIONAL

Selasa, 04 Oktober 2011 | 00:55 WIB
(Sutan Bhatoegana)

"UU Migas Bikin Pusing"

Tio Sukanto
"UU Migas Bikin Pusing"
Sutan Bhatoegana facebook.com

INILAH.COM, Jakarta Aturan perminyakan yang masih tumpang tindih tak hanya membuat rakyat bingung tetapi para pembuat keputusan itu sendiri. Sepeti dialami Anggota Komisi VII DPR Soetan Bhatoegana.

"UU Migas (UU No 4 2001) itu membuat kita pusing. Pada pelaksanaannya masih banyak aturan yang tumpang tindih baik Kementerian ESDM, BP Migas, BPH Mgas dan BUMN terkait," kata Sutan Bhatoegana saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta Senin (3/10).

Menurut Sutan, agar industri Migas bisa berkontribusi besar bagi perekonomian Indonesia, semestinya aturan tersebut diubah. Dia mencontohkan, Kementerian ESDM semestinya sebagai pembuat ijin, sementara tender dilakukan BP Migas dan sebagai pendistribusi adalah BPH Migas.

"Sebenarnya itu simpel, kalau dilakukan bukan tidak mungkin industri migas kita akan berkontribusi besar terhadap lifting dan penerimaan negara," tukas Sutan.

Ia juga memaparkan, salah satu yang membuat kontribusi sektor migas yang masih belum optimal adalah masih buruknya angka lifting minyak Indonesia. Hal itu, lanjutnya, bukan saja disebabkan oleh faktor teknis tetapi faktor non teknis. Seperti halnya tidak adanya insentif dan penghapusan beban pajak. [mdr]

#Sutan Bhatoegana
BERITA TERKAIT
(Gerindra Masuk Pemerintah) Paloh: Suasana Batin Saya Sama Dengan Mas Prabowo
Alasan Prabowo Temui Surya Paloh
Prabowo Soal Paloh: Sahabat, Kadang Berseberangan
Paloh tak Masalah Gerindra Masuk ke Pemerintahan
Usai Paloh, Prabowo Akan Temui Airlangga-Cak Imin
Gerindra Dukung Pemerintah, Koalisi Rasa Oposisi?
Prabowo-Paloh tak Bahas Soal Kabinet

kembali ke atas