PASAR MODAL

Selasa, 04 Oktober 2011 | 03:26 WIB
(Purwoko Sartono)

IHSG Berpeluang Turun ke Bawah 3.000

Ahmad Munjin
IHSG Berpeluang Turun ke Bawah 3.000
Purwoko Sartono facebook.com

INILAH.COM, Jakarta Setelah anjlok 5,6%, IHSG masih berpeluang turun ke bawah 3.000 seiring negatifnya sentimen dari eksternal. Tapi, kecil peluang bagi indeks untuk mengulang kerontokan 2008. Seperti apa?

Analis Panin Securities Purwoko Sartono mengatakan hal itu kepada INILAH.COM. Menurutnya, jika pada support 3.217 indeks masih memiliki tekanan jual yang sangat besar terbuka peluang indeks turun ke bawah 3.000. Sebab, indeks mendapat sentiment negative dari eksternal setelah Yunani gagal memenuhi target defisit fiskal 7,6% pada 2011 yang jadi syarat bailout.

Tapi, untuk mengulang kerontokan 2008 pun sangat kecil peluangnya. Sebab, saat itu banyak investor yang terlilit masalah repo (gadai saham) yang dimotori pada saham-saham grup Bakrie. Sedangkan saat ini, otoritas BEI dari sisi regulasinya sangat konservatif setelah belajar dari krisis 2008. Kerontokan IHSG saat ini lebih dipicu faktor eksternal bukan repo dan bukan faktor grup Bakrie, katanya.

Pada perdagangan Senin (3/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ^JKSE)ditutup melemah 200,324 poin (5,65%) ke level 3.348,708, dengan intraday terendah di 3.329,87 dan tertinggi di 3.548,11. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 ^JKLQ45yang turun 38,418 poin (6,18%) ke level 584,218.Berikut ini wawancara lengkapnya:

Setelah rontok 5,65%, bagaimana Anda melihat arah market berikutnya?

IHSG masih punya peluang melemah lanjutan seiring negatifnya sentimen dari Eropa. Sebab, meski Jerman sudah meratifikasi penambahan kapasitas EFSF (The European Financial Stability Facility) jadi 440 miliar euro, belum ada kelanjutannya. Apalagi, dengan kondisi Yunani yang gagal mencapai target defisitnya 7,6% yang jadi syarat utama bailout. Defisitnya masih besar 8,5%. Jadi dari eksternal, sentimennya masih negatif.

Hingga level berapa potensi pelemahan indeks?

Support IHSG saat ini di level 3.240 dan level support berikutnya 3.217 untuk jangka pendek. Tapi, jika pada level support ini tekanan jual masih besar, tidak tertutup kemungkinan indeks akan melemah ke bawah 3.000. Sebab, belum ada sentiment positif yang bisa mengangkat market. Untuk Selasa (4/10) resistance IHSG di level 3.400.

Artinya, dengan kerontokan kemarin, belum memberikan sinyal bagi pasar untuk kembali mengambil posisi?

Tekanan jual lebih dipicu faktor eksternal sehingga belum aman untuk masuk di level bawah. Jadi, meski indeks sudah turun ke support 3.217 pun, belum aman untuk masuk kecuali untuk spekulator yang bermain cepat dalam trading harian. Bagi yang ingin aman lebih baik masuk saat IHSG sudah mulai pulih. Saya rekomendasikan wait and see atas semua saham.

Apakah Anda melihat, kerontokan IHSG saat ini sebagai sinyal awal resesi dunia karena faktor Yunani dan AS?

Saya tidak melihat itu. Saya hanya melihat peluang perlambatan global sehingga indeks berisiko turun ke bawah 3.000.

Itukah yang utama sehingga meski indeks turun belum mensinyalkan untuk masuk?

Ya. Misalnya, saham BUMI. Meski kemarin turun tajam, saya belum bisa memastikan apakah saham ini sudah bisa kembali menguat pada Selasa (4/10) atau justru melanjutkan pelemahannya. Begitu juga dengan saham-saham lain yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara keseluruhan. Sebab, IHSG sedang diterpa sentimen negatif dari eksternal.

Apakah IHSG akan mengulang kerontokan 2008?

Kecil peluangnya. Sebab, pada 2008 banyak investor yang terlilit masalah repo (gadai saham) yang dimotori saham-saham grup Bakrie. Saat ini, kejadian serupa sangat kecil peluangnya. Sebab, otoritas BEI juga dari sisi regulasinya sangat konservatif setelah belajar dari krisis 2008. Kerontokan IHSG saat ini lebih dipicu faktor eksternal bukan repo dan bukan faktor grup Bakrie.

Kalau begitu, kapan pelaku pasar bisa masuk lagi ke market?

Dalam situasi ini, pelaku pasar bisa masuk pada saham-saham yang sudah turun tajam saat IHSG sudah mulai balik arah menguat terutama pada saham-saham bluechips atau saham lain seperti PT Surya Semesta Internusa (SSIA.JK) yang kemarin anjlok 9,72%. Penurunan itu akan jadi pertimbangan bagi spekulator atau trader (investor jangka pendek) untuk masuk.

#ihsg #yunani #bailout #target defisit #2008 #repo #grup
BERITA TERKAIT
Apa Pertimbangan Investor Saat Ini?
Bursa Saham Asia Bermain Aman
IHSG Bisa Bangkit 0,5% ke 6.158,167
Ini Pemicu Sterling Naik Tajam
Bursa Saham Eropa Bergerak Naik
IHSG Tertekan ke 6.123,96 di Awal Sesi
China Buka Peluang Asing Bisa Miliki Aset 100%

kembali ke atas