NASIONAL

Kamis, 06 Oktober 2011 | 02:35 WIB

Mantan Ketua PBNU Kampanyekan Islam Damai di Eropa

Agus Rahmat
Mantan Ketua PBNU Kampanyekan Islam Damai di Eropa
Mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi inilah.com/dok

INILAH.COM, Jakarta - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengkampanyekan Islam damai ke sejumlah negara di Eropa. Di Eropa, Hasyim mengkampanyekan Islam rahmatan lil alamin model Indonesia.

Mengawali kunjungannya, kiai yang kini menjabat sebagai Presiden Konferensi agama-agama se-dunia/World Conference of Religions for Peace (WCRP) akan menghadiri dialog lintas agama di Krakow dan Warsaw, Polandia. Dalam dialog ini, ia menjadi delegasi RI sekaligus menjadi pembicara atau narasumber.

Kegiatan dengan tema "Managing Tolerance Respect and Understanding in the Religious Communities" ini diikuti tokoh lintas agama dari berbagai negara. "Dalam forum ini saya menjadi anggota delegasi Indonesia, sekaligus saya diminta menjadi pembicara," ujarnya, di Jakarta.

Untuk itu, Hasyim kini telah menyiapkan makalah dengan tema Religion and State atau hubungan agama dan Negara.
Indonesia, tegas Hasyim, penduduknya mayoritas Islam tapi Indonesia bukan Negara Islam, karena Islam sendiri tidak menentukan bentuk Negara. Pancasila sebagai dasar Negara itu berdasarkan ijtihad, jelasnya.

Dikatakannya, Rasulullah membentuk civil society di Madinah kurang lebih dua tahun sebelum beliau wafat. Ketika itu, Rasulullah membuat aturan kemasyarakatan, yang dikenal dengan istilah Piagam Madinah.

Dalam Piagam Madinah tersebut dibuatlah agreement yang mengatur kehidupan masyarakatnya yang majemuk, ada Muslim, Yahudi, Nasrani, dan agama lokal (shobiin), serta berbagai suku yang tidak jelas agamanya.

Dikatakannya, bentuk Negara formal Islam juga belum tentu menjamin terlaksananya syariat Islam. Hal itu dibuktikan dengan terjadinya pergolakan yang terjadi sejumlah Negara Islam di Timur Tengah yang disebabkan prilaku tidak islami oleh para pemimpinnya. Korupsi, ketidakadilan hukum, ekonomi dan sosial terjadi di Negara-negara Islam. Itu kan bukan prilaku yang islami, katanya.

Dari Polandia, mantan Ketua GP Ansor Jatim ini langsung menuju Berlin Jerman, juga untuk kegiatan dialog lintas agama, yang akan diselenggarakan pada 9-12 Oktober 2011. Di forum ini, Hasyim juga akan tampil sebagai narasumber dengan materi berjudul The Role of Civil Society in Promoting Good Governance.

Menurutnya, dialog lintas agama tersebut merupakan upaya dunia untuk menciptakan kehidupan di dunia yang harmonis. "Ini wujud komitmen Indonesia dalam menciptakan harmony among civilization untuk terus mendorong kerjasama dan networking masyarakat madani," pungkasnya. [gus]

#hasyim muzadi #pbnu
BERITA TERKAIT
Tim Rizieq Disarankan ke PBNU, Ini Alasannya
PBNU Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Medan
Said Aqil : Teroris Musuh Semua Anak Bangsa
Kapolri Silaturahmi ke Pimpinan PBNU
Dirut AP2 Tegaskan Tak Ada Arahan Soal Proyek BHS
Prabowo Hadiri Pertemuan Menhan se-Asean
(Kasus Suap Bupati Cirebon) KPK Tetapkan GM Hyundai Tersangka

kembali ke atas