EKONOMI

Jumat, 07 Oktober 2011 | 15:05 WIB
(Cegah Kerugian Negara Rp7,7 Triliun)

Hatta Perbaiki Tata Kelola Keuangan

Mosi Retnani Fajarwati
Hatta  Perbaiki Tata Kelola Keuangan
Menko Perekonomian, Hatta Rajasa inilah.com/dok

INILAH.COM, Jakarta - Menko Perekonomian, Hatta Rajasa meminta agar instansi pemerintah melakukan pembenahan tata kelola keuangan agar potensi kerugian negara yang mencapai Rp7,7 triliun dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bisa dicegah.

Hatta mengatakan, hasil temuan BPK terkait kerugian negara sepanjang semester I 2011 tidak bisa dianggap sepele. Dengan potensi kerugian negara yang mencapai Rp7,7 triliun dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) cukup besar. "Itu sesuatu yang serius, jangan dianggap enteng laporan BPK," ujar Hatta di Jakarta, Jumat (7/10).

Dalam laporan BPK mengungkapkan pihaknya menemukan sebanyak 3.463 kasus ketidakpatuhan yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian, dan kekurangan penerimaan senilai Rp7,71 triliun. Temuan itu merupakan hasi laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I-2011.

Menurutnya, untuk mencegah kerugian tersebut harus ada tata kelola pemerintah. "Potensi makanya harus dibenahi, jangan potensi itu jadi kerugian betul. Good governance, kuncinya," tambahnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Hatta bakal melayangkan surat kepada instansi pemerintahan untuk memperbaiki tata kelola.

"Saya surati kementerian-kementerian agar selalu menindaklanjuti semua hal-hal yang berkaitan dengan temuan. Potensi itu jangan sampai kerugian," katanya. [hid]

#Hatta Rajasa #bpk #gcg #penyalahgunaan anggaran
BERITA TERKAIT
Papua Barat Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Kupas Tren Energi Dunia, Pertamina Gelar PEF 2019
Srikandi Indonesia Ini Ingin Bumikan Tenun Lokal
Kerja Cepat Pertamina di Proyek Jambaran-TiungBiru
Ini Jurus Petrokimia Gresik Kurangi Polusi Udara
DPR Minta Pemerintah Perbaiki Tata Niaga Nikel
KLHK Raih Asia Environmental Enforcement Awards

kembali ke atas