NASIONAL

Jumat, 07 Oktober 2011 | 23:15 WIB
(Reshuffle Kabinet)

Demokrat: Bukan PKS yang Menilai Efektif

Ajat M Fajar
Demokrat: Bukan PKS yang Menilai Efektif
inilah.com/dok

INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat (PD) membantah pernyataan PKS bahwa reshuffle tidak efektif dalam perubahan kinerja Pemerintahan SBY-Boediono.

Wakil Ketua Dewan Pembina (Wakawanbin) Partai Demokrat Marzuki Alie mengkritik pernyataan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta yang menyatakan reshuffle kabinet kali ini tidak akan berdampak positif terhadap kinerja kabinet.

Karena yang mengetahui efektif atau tidaknya reshuffle tersebut hanyalah Presiden SBY. Penilaian Presiden itupun didasarkan pada penilaian Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

"Yang tahu kan Presiden dengan pembantunya yaitu UKP4 yang melakukan evaluasi terhadap kinerja kabinet. Artinya bagaimana kinerja kabinet selama ini tentu UKP4 yang paling tahu," ujar Marzuki di Gedung DPR, Senayan, Jumat (7/10/2011).

Marzuki mengatakan, saat ini adalah saat yang tepat untuk melakukan perombakan kabinet karena setelah ini sudah tidak ada lagi kesempatan untuk melakukan reshuffle lagi.

"Kalau sudah lewat dua tahun tidak usah kita pikirkan perubahan kabinet, karena setelah (reshuffle) ini kita dorong saja bekerja sekuat tenaga sehingga mereka dapat memenuhi tuntutan Presiden, paling tidak pada rakyat juga," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen PKS Anis Matta menyarankan kepada Presiden SBY untuk membatalkan reshuffle kali ini. Karena reshuffle ini dinilai tidak akan efektif dalam melakukan perubahan kinerja kerja para menteri. [gus]

#reshuffle #kabinet #pks
BERITA TERKAIT
PKS Jatim Temui Khofifah, Ini yang Dibicarakan
Nama Lama Dihapus Dari Radar Cawagub DKI
PKS: Korupsi Merata, Mau Cabut Subsidi Gas
Bacabup Kotim Akan Selesaikan Masalah Kesenjangan
3 Hal Perlu Diawasi Soal Omnibus Law
Rencana Hapus Honorer, Hanya Buang Energi
Virus Corona, Wasekjen MUI : Jangan Lalai

kembali ke atas