PASAR MODAL

Senin, 17 Oktober 2011 | 17:56 WIB

Saham ENRG Teraktif Diperdagangkan Senin (17/10)

Wahid Ma'ruf
Saham ENRG Teraktif Diperdagangkan Senin (17/10)
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Saham ENRG teraktif diperdagangkan pada hari ini dengan transaksi mencapai 8.769 kali senilai Rp277,8 miliar dengan volume 1,6 miliar saham.

Demikian dikutip dari data BEI, Senin (17/10). IHSG ditutup naik tajam 1,68% ke level 3.726,55. Asing sore ini tercatat melakukan net foreign buy sebesar Rp164,57 miliar. Volume perdagangan sebanyak 7,33 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,28 triliun.

Urutan kedua saham STAR dengan transaksi sebanyak 7.271 kali senilai Rp39,6 miliar dengan volume perdagangan mencapai 199,6 juta saham. Urutan ketiga saham TMPI dengan transaksi sebanyak 7.199 kali senilai Rp7,4 miliar dengan volume perdagangan mencapai 63,9 juta saham. Urutan keempat saham PUDP dengan transaksi sebanyak 5.819 kali senilai Rp10,3 miliar dengan volume perdagangan mencapai 18,9 juta saham.

Urutan kelima saham BKSL dengan transaksi sebanyak 4.862 kali senilai Rp199,8 miliar dengan volume perdagangan mencapai 753,5 juta saham. Urutan keenam saham BUMI dengan transaksi sebanyak 4.002 kali senilai Rp33,8 miliar dengan volume perdagangan mencapai 148,2 juta saham. Urutan ketujuh saham ELTY dengan transaksi sebanyak 3.845 kali senilai Rp104,2 miliar dengan volume perdagangan mencapai 845,2 juta saham.

Urutan kedelapan saham KIJA dengan transaksi sebanyak 3.798 kali senilai Rp75,09 miliar dengan volume perdagangan mencapai 423,2 juta saham. Urutan kesembilan saham ADRO dengan transaksi sebanyak 3.292 kali senilai Rp166,6 miliar dengan volume perdagangan mencapai 85,6 juta saham. Urutan kesepuluh saham BBRI dengan transaksi sebanyak 2.967 kali senilai Rp156,4 miliar dengan volume perdagangan mencapai 23,4 juta saham.

#ihsg #dana asing #foreign buy #utang as #utang eropa
BERITA TERKAIT
Bursa Hong Kong Pimpin Pelemahan di Asia
IHSG Berakhir Turun 0,6% ke 6.142,501
Sesi I, IHSG Turun 0,3% ke 6.160,542
Energi AS, Dulu Kekurangan Sekarang Melimpah
Harga Minyak Berjangka Berakhir Terbatas
Inilah Pemicu Harga Emas Berjangka Jatuh
Ini Tuduhan Terbaru Trump tentang Kecurangan China

kembali ke atas