HIBURAN

Senin, 17 Oktober 2011 | 19:31 WIB
(Penghentian Layanan RBT)

Pasha Ungu Minta Pemerintah Bertindak Adil

Supriyanto
Pasha Ungu Minta Pemerintah Bertindak Adil
inilah.com/Danu

INILAH.COM, Jakarta - Sebagai musisi, Pasha 'Ungu' merasa diperlakukan tidak adil terkait kabar penghentian sementara layanan RBT. Pasha dkk. meminta pemerintah yang diwakili Badan Regulasi Teknologi dan Informasi (BRTI) mengkaji ulang.

"Kami para pembuat musik merasa tidak adil. Meskipun bahasa yang di luar untuk menyelamatkan yang lain. Kami minta kepada BRTI atau Kominfo mengkaji kembali masalah ini," ujar Pasha saat jumpa pers di Hardrock Cafe, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (17/10).

Menurut vokalis band Ungu, kebijakan pemerintah itu akan mempengaruhi banyak pihak, tidak hanya musisi tetapi juga keluarga. "Kita berkumpul disini adalah hal yang luar biasa. Keputusan ini akan mempengaruhi banyak hal. Dari keluarga sampai kepada pihak label rekaman. Makanya tadi kami datang kesana untuk mengaspirasikan sesegera mungkin, tidak diberlakukan," tandasnya.

Mulai Selasa (18/10) pukul 00.01 WIB, Badan Regulasi Teknologi dan Informasi (BRTI) akan menutup sementara semua layanan konten. Semua jenis layanan melalui konten telepon selular akan ditiadakan. Termasuk di antaranya layanan Ring Back Tone (RBT).

Kebijakan dari BRTI itu membuat pihak-pihak yang terkait dengan industri musik berteriak kecewa termasuk penyanyi rekaman kecewa. Pasalnya, selama ini layanan konten RBT menjadi tambang emas bagi para musisi, pencipta lagu, hingga perusahaan rekaman untuk mengais rezeki.

Namun, Pasha dan penyanyi lain yang tergabung dalam ASIRI sepertinya keliru mengartikan keputusan BRTI. Pasalnya, Menkominfo Tifatul Semibiring dalam akun Twitternya yang diposting hari ini, Senin (17/10) menegaskan tak ada penghapusan RBT.

Tifatul menyatakan, hanya akan melakukan register ulang RBT. Ini dilakukan karena banyak pengguna telpon yang merasa dirugikan karena adanya RBT yang sulit untuk di un reg (dihapus).

Berikut isi TWitter Tifatul:

"Saya tegaskan TIDAK ADA penghapusan layanan RBT. Tapi semua pelanggan YG MAU RBT harus register ulang. Yang TIDAK MAU, tdk boleh dipaksa

Jadi sistem POTONG PULSA otomatis ditiadakan. Sebab pengguna hp tidak tahu mengapa pulsanya dipotong. Hrs ditawarkan ulang mrk mau/tidak

Bagi penyedia jasa RBT yg baik2, tentu dibutuhkan pengguna hp dan mrk akan daftar ulang dg KESADARAN. Jadi hal ini seperti reset ulang sj" [fei]

#penghapusan rbt # asiri # pasha ungu
BERITA TERKAIT
Nicholas Saputra Merasa Terhormat Jadi Duta UNICEF
Adiva Merasa Beban Isi Soundtrack Habibie&Ainun 3
Ari Lasso Bikin Pecinta Musik Terkejut
Arashi Kaget Saat Jumpa Fans Perdana di Jakarta
(Film Eggnoid) Ketika Morgan Oey Jadi Manusia dari Masa Depan
MLTR Sapa Penggemar dalam Konser Nostalgia di Bali
(Rayakan Bisnis Bakso Bensu) Ruben Onsu Makan Bareng 50 Pedagang Bakso Keliling

kembali ke atas