PASAR MODAL

Senin, 17 Oktober 2011 | 20:17 WIB

Saham ENRG Terbanyak Dibeli Asing, Senin (17/10)

Wahid Ma'ruf
Saham ENRG Terbanyak Dibeli Asing, Senin (17/10)
inilah.com/dok

INILAH.COM, Jakarta - Saham ENRG hari ini terbanyak dibeli investor asing mencapai 76,4 juta saham dari volume perdagangan 1,6 miliar saham dengan total transaksi Rp277,8 miliar.

Demikian dikutip dari data BEI, Senin (17/10). IHSG ditutup naik tajam 1,68% ke level 3.726,55. Asing sore ini tercatat melakukan net foreign buy sebesar Rp164,57 miliar. Volume perdagangan sebanyak 7,33 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,28 triliun.

Urutan kedua saham ASRI mencapai 25,8 juta saham dari volume perdagangan 222,2 juta saham dengan total transaksi senilai Rp97,4 miliar. Urutan ketiga saham ADRO mencapai 25,1 juta saham dari volume perdagangan 85,6 juta saham dengan total transaksi senilai Rp166,6 miliar. Urutan keempat saham DOID mencapai 24,2 juta saham dari volume perdagangan 91,3 juta saham dengan total transaksi senilai Rp60,8 miliar.

Urutan kelima saham BBNI mencapai 13,5 juta saham dari volume perdagangan 27,2 juta saham dengan total transaksi senilai Rp105,2 miliar. Urutan keenam saham BKSL mencapai 13,08 juta saham dari volume perdagangan 753,5 juta saham dengan total transaksi senilai Rp199,8 miliar. Urutan ketujuh saham BNBR mencapai 12,07 juta saham dari volume perdagangan 438,8 juta saham dengan total transaksi senilai Rp23,6 miliar.

Urutan kedelapan saham CNKO mencapai 10 juta saham dari volume perdagangan 22,5 juta saham dengan total transaksi senilai Rp2,5 miliar. Urutan kesembilan saham AMAG mencapai 9,3 juta saham dari volume perdagangan 60,3 juta saham dengan nilai transaksi Rp11,08 miliar. Urutan kesepuluh saham BBRI mencapai 8,6 juta saham dari volume perdagangan 23,4 juta saham dengan nilai transaksi Rp156,4 miliar.

#ihsg #dana asing #foreign buy #utang as #utang eropa
BERITA TERKAIT
Energi AS, Dulu Kekurangan Sekarang Melimpah
Harga Minyak Berjangka Berakhir Terbatas
Inilah Pemicu Harga Emas Berjangka Jatuh
Ini Tuduhan Terbaru Trump tentang Kecurangan China
Bursa Saham AS Kurang Yakin Pernyataan Trump
China Bisa Segera Luncurkan Uang Digital
Bursa Saham AS Tunggu Pidato Trump

kembali ke atas