PASAR MODAL

Senin, 17 Oktober 2011 | 21:23 WIB

Duh, Menkeu Jerman Picu Wall Street Runyam

Wahid Ma'ruf
Duh, Menkeu Jerman Picu Wall Street Runyam
Photo: AP

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street melemah pada pembukaan perdagangan Senin (17/10) setelah Menkeu Jerman menegaskan tidak ada solusi yhang definitif dalam mengatasi krisis utang Eropa.

Indeks Dow Jones turun 0,9% ke 11.535, indeks Nasdaq turun 0,8% ke 2.645 dan indeks S&P turun 0,9% ke 1.213, seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Indeks Dow tergelincir dipimpin saham Alcoa Inc yang turun 3,4%, saham Hewlett Packard Co turun 4,06%. Indeks S&P dan Nasdaq dibuka juga melemah. Indeks S&P dipimpin sektor keuangan dan material.

Saham Wells Fargo turun 5,9% dengan anjloknya pendapatan menjadi US$19,6 miliar dari US$20,4 miliar pada kuartal III. Sementara saham Citigroup naik 1% dengan laba menjadi US$19 miliar.

Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble mengatakan Eropa tidak akan menyelesaikan krisis pada pertemuan Uni Eropa yang dijadwalkan 23 Oktober. Akibatnya, saham Eropa berbalik lebih rendah karena meningkatkan kekhawatiran investor.

"Ini optimis diselingin dengan sikap realistis. Jerman tidak berkepentingan untuk menawarkan paket bailout seperti keinginan pasar. Saat ini pasar sangat menginginkan resolusi tetapi tidak akan pernah terwujud," kata kepala riset Baring Asset Management Inc, Hayes Miller di Boston.

#ihsg #dana asing #foreign buy #utang as #utang eropa
BERITA TERKAIT
Serangan ke Aramco Kurangi Produksi Minyak Saudi
AS Kaji Kenaikan Tarif hingga 100% ke Eropa
Kesepakatan AS-China Bisa Hijaukan Bursa di 2020
Minyak Mentah Berakhir di Level Tertinggi 2 Bulan
Harga Emas Naik dalam Kehati-hatian
Bursa Saham AS Naik Respon Kesepakatan AS-China
Pebisnis Inggris Sambut Kemenangan Johnson

kembali ke atas