NASIONAL

Minggu, 23 Oktober 2011 | 23:08 WIB

Pembahasan RUU BP Jamsos Lamban

Singgih Soares
Pembahasan RUU BP Jamsos Lamban
Rieke Dyah Pitaloka inilah.com/Danu

INILAH.COM, Jakarta - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Rieke Dyah Pitaloka menilai tenggat waktu dalam membahas rancangan undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (RUU BPJS) lamban.

Kata Rieke, alasan tidak membahas undang-undang ini (RUU BPJS) karena adanya resuffle kabinet. Padahal 28 oktober nanti adalah batas waktu pembahasan UU tersebut.

"Baru mau membahas lagi 24 oktober. sisa 4 hari.apakah mau ditunda lagi UU sepenting ini? tanya Rieke, yang disambut dengan tepukkan tangan dari para demonstran.

"Kenapa yang untuk hidup rakyat nyawa rakyat selalu diperpanjang dan tak pernah tuntas?," lanjutnya.

Lebih lanjut, Rieke mengungkapkan rakyat saat ini sangat membutuhkan jaminan sosial.

"Jaminan kesehatan, jaminan seumur hidup, jaminan kecelakaan kerja, jaminan pensiun, jaminan hari tua dan jaminan kematian," ungkapnya saat mengikuti aksi di depan istana negara, siang ini, Minggu (22/10/11).

Dalam aksi tersebut turut ratusan buruh perempuan yang terdiri dari berbagai elemen organisasi. Massa tersebut termasuk dalam berbagai organisasi Federasi Serikat Buruh Indonesia (FSBI), Migrant Care, Jala PRT, dan KAJS. [lal]

#ruu #jaminan sosial #lamban #pdip
BERITA TERKAIT
Caleg PDIP Galang Dukungan, Tangkal Hoaks
Kasus Suap Dana Hibah KONI, KPK Usut Pihak Lain
Tersangka Amblesnya Jalan Gubeng Bertambah
Jokowi Belum Rencanakan Bertemu Ahok
Ketua DPR-RI Tinjau Pembangunan UNPERBA
Vigit Waluyo Dikabarkan Sakit
Kamis, Polisi Periksa Jodri & Wabendum PSSI

ke atas