NASIONAL

Minggu, 30 Oktober 2011 | 17:27 WIB

Luthfi: Wajar Ada yang Mau PKS Keluar Koalisi

Luthfi: Wajar Ada yang Mau PKS Keluar Koalisi
Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Medan - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq mengatakan aspirasi dari kader untuk tetap bertahan atau keluar dari koalisi pasca reshuffle kabinet, akan ditampung dan dibahas dalam Majelis Syuro yang merupakan forum tertinggi partai.

Luthfi mengatakan munculnya pernyataan sejumlah kader PKS, baik yang menginginkan agar partai tetap berada di dalam maupun keluar dari koalisi merupakan aspirasi yang wajar.

"Aspirasi itu, baik yg ingin keluar atau bertahan di koalisi merupakan dinamika yang berkembang di lapangan. Itu akan diolah dalam sidang Majelis Syuro mendatang," ujar Luthfi, Minggu (30/10/2011) di Medan, Sumatera Utara.

Lebih lanjut ia mengatakan Majelis Syuro dalam memutuskan apakah PKS akan keluar atau tetap ada dalam koalisi, mengunakan pertimbangan berdasarkan kepentingan nasional.

Bagi PKS, imbuh Luthfi, selama baik bagi kepentingan nasional tidak masalah bagi PKS berada di dalam atau di luar pemerintahan. PKS memiliki pengalaman menjadi oposisi, juga punya pengalaman di dalam pemerintahan.

"Jadi tidak ada masalah bagi PKS berada di dalam atau di luar pemerintahan. Kita punya pengalaman di dua area tersebut," katanya.

Luthfi mengemukakan, dinamika lapangan soal koalisi merupakan reaksi yang wajar. Dinamika seperti itu sudah terjadi sejak awal PKS bergabung dalam koalisi. Bukan hanya saat ini saja . "Dan Alhamdulillah sampai saat ini kita tetap solid," ucap Luthfi.[bay]

#pks
BERITA TERKAIT
Nama Lama Dihapus Dari Radar Cawagub DKI
PKS: Korupsi Merata, Mau Cabut Subsidi Gas
KPK Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Gubernur: Virus Corona Belum Masuk Jatim, Waspada!
(DIsebut Kontraktor Siluman) Kontraktor Revitalisasi Monas: Kami Terverifikasi
Prabowo Siap Terapkan Sishankamrata
Jiwasraya, Kejagung Didesak Buru Aset Heru Hidayat

kembali ke atas