METROPOLITAN

Minggu, 30 Oktober 2011 | 22:10 WIB

Banjir Makin Naik, Warga Pondok Labu Pasrah

Agus Rahmat
Banjir Makin Naik, Warga Pondok Labu Pasrah
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Volume air yang merendam pemukiman warga di RT.11/03 kelurahan Pondok Labu, Cilandak Jakarta Selatan, semakin meningkat. Wargapun pasrah karena susah menyelamatkan harta bendanya.

"Banyak mas yang tidak bisa diselematkan. Ada kulkas yang sudah terendam, banyak yang lain," ujar Deni Kusumawati, warga yang bermukim di RT 11/03 Pondok Labu, Cilandak Jakarta Selatan saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (30/10/2011).

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi masih terendam. Bahkan, volume air tidak mengalami surut. "Ini saja sudah 3 meter lebih, semakin naik," katanya. Dia kaget dengan kondisi ini. Karenam, tidak biasanya banjir dengan setinggi ini menerjang pemukiman yang sudah bertahun-tahun dia tempati.

Dia menjelaskan, saat hujan tiba, Deni dan keluarga mengaku keget dengan cepatnya banjir yang datang. Sekitar pukul 16.00 WIB, volume air sudah mulai meningkat. Padahal, hujan masih turun. "Biasanya setelah hujan baru datang banjir," katanya. Akibatnya, sejumlah warga yang rumahnya berlantai 2, mengungsi ke lantai lebih tinggi. Bahkan, rumah yang hanya 1 lantai, akui Deni, kini yang terlihat hanya atapnya saja.

Belum ada bantuan dari Pemerintah daerah. Aparat TNI dengan menggunakan perahu karet kini tengah mengevakuasi warga di lokasi kejadian. "Kami membutuhkan obat, makanan dan pakaian," akuinya. Dia juga meminta agar Pemerintah responsif. Warga, lanjutnya, sudah bosan dengan kondisi seperti ini. Sebab, mengorbankan banyak warga lainnya. "Kami bosan dengan kondisi seperti ini. Kasihan anak-anak besok tidak bisa sekolah," isaknya. [gus]

#banjir #jakarta
BERITA TERKAIT
Jakarta Hari Ini Cerah Berawan, Tak Sampai Hujan
Pagi Ini, Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan
Polisi Selidiki Pembongkaran Portal Sungai Turi
Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan
(Teror Ait Keras Di Jakarta Barat) Pelaku Siram Korban Dengan Soda Api, Ini Efeknya
Polisi Tangkap Pelaku Teror Air Keras Di Jakbar
Kapolda Metro: Bahaya Medsos, Orang Jadi Radikal

kembali ke atas