NASIONAL

Kamis, 17 November 2011 | 04:15 WIB
(Suap Kemenakertrans)

KPK Bidik Tersangka Baru

Marlen Sitompul, Santi Andrian
KPK Bidik Tersangka Baru
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Kasus dugaan korupsi dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi (PPIDT) di Kemenakertrans tidak menutup kemungkinan akan muncul tersangka baru.

Untuk menetapkan tersangka baru, kata Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi, pihaknya masih menunggu proses persidangan. Menurutnya, pihaknya telah melakukan penyelidikan kepada tiga terdakwa, yaitu I Nyoman Suisnaya, Dadong Irbarelawan dan Dharnawati.

"Dalam proses persidangan itu kan bisa saja muncul saksi atau tersangka lain yang bisa kita kembangkan," kata Johan, Jakarta, Rabu (16/11/2011).

Dia menegaskan, besar kemungkinan akan muncul tersangka baru dalam kasus suap di Kementerian pimpinan Muhaimin Iskandar itu. "Sangat terbuka tergantung dari hasil persidangan nanti," kata Johan.

Sebelumnya diberitakan, Menakertrans Muhaimin Iskandar sempat memerintahkan agar I Nyoman Suisnaya dan Dadong Irbarelawan menyimpan uang dari Dharnawati sebesar Rp1,5 miliar.

Hal itu terungkap dalam surat dakwaan terdakwa Dharnawati, Kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua yang dibacakan dalam sidang perdananya di Pengadilan Tipikor.

"Selanjutnya Muhammad Fauzi melaporkan kepada Menakertrans RI (Muhaimin Iskandar) dan mendapat arahan agar uang tersebut disimpan dahulu oleh I Nyoman Suisnaya dan Dadong Irbarelawan," ujar Penuntut Umum Dwi Aries membacakan surat dakwaan, Rabu (16/11/2011). [mar]

#suap #kemenakertrans #korupsi #muhaimin #pengadilan #t
BERITA TERKAIT
Petinggi 2 PT ini Jadi TSK di KPK
KPK Cecar Lukman Hakim Soal Pengelolaan Haji
Terpidana Korupsi Proyek PLN Batubara Diciduk
DPR Minta Pemerintah Tegas Soal Aturan Skutik
Kapolres Diminta Tanggap Kondisi Demi Kamtibmas
Terduga Teroris di Cirebon Kembali Dibekuk Polisi
Mumtaz Rais Beri Dukungan Moril untuk PSS Sleman

kembali ke atas