NASIONAL

Sabtu, 19 November 2011 | 20:15 WIB
(Jual Beli Pasal)

DPR Tak Perlu Minta Klarifikasi Mahfud MD

Renny Sundayani
DPR Tak Perlu Minta Klarifikasi Mahfud MD
Mahfud MD inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Anggota DPR RI Ahmad Rubaei mengatakan, DPR tidak perlu minta klarifikasi terhadap pernyataan Mahfud MD soal jual beli pasal undang-undang di DPR.

Saya kira sebagai bentuk partisipasi dari siapapun saya kira Pak Mahfud tidak perlu didorong-dorong untuk dihadirkan, diklarifikasi dan diadili, saya kira itu tidak penting, katanya di Jakarta,Sabtu (19/11/2011).

DPR, lanjut Rubaei, mempunyai mekanisme sendiri untuk mengusut dugaan yang dilontarkan Mahfud. Badan Kehormatan (BK) secara otomatis akan bereaksi.

"DPR punya mekanisme, mekanismenya adalah kalau itu anggota melakukan di luar fungsinya itu nanti di BK, ditemukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan tata tertib dan UU itu bisa dipecat," paparnya.

"Mengapa Mahfud tidak perlu dihadirkan?" tanya wartawan

"Karena pertama kalau dilihat beliau sebagai ketua MK, forumnya itu adalah forum konsultasi. Tapi kalau konteks pernyataan beliau kan itu tidak bisa diadili, jadi saya melihatnya lebih kepada pernyataan beliau dalam memberikan warning kepada kita," jelasnya.

Ketika disinggung reaksi Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang cemas akan pengakuan Mahfud ini, Rubaei menilai yang tak bersalah tak perlu cemas.

"Kalau bentuk partisipasi menjaga kedaultan republik ini kenapa harus cemas. Ini harus dilihat sebagai bentuk pertanggungjawaban oleh semua orang," pungkasnya. (ndr)

#jual beli pasal #mahfud md #dpr
BERITA TERKAIT
DPR Minta Kasus Bom Medan Diusut Tuntas
Reaksi Komisi III Soal STNK Online
(Kasus Threesome di Bali) DPR Imbau Kemdikbud Evaluasi Sistem Rekrutmen
Identitas Pengacung Pistol Diketahui Polisi
Petinggi 2 PT ini Jadi TSK di KPK
KPK Cecar Lukman Hakim Soal Pengelolaan Haji
Indonesia Hadapi Ancaman Serius Berbangsa-Negara

kembali ke atas