EKONOMI

Minggu, 20 November 2011 | 14:22 WIB

Gerakan Yuan akan Lebih Fleksibel

Wahid Ma'ruf
Gerakan Yuan akan Lebih Fleksibel
Wen Jiabao inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Beijing - Pemerintah China akan mendorong yuan lebih fleksibel dengan reformasi sehingga lebih berorientasi pasar.

Kebijakan ini untuk meredam ekspektasi pergerakan mata uang China. PM China, Wen Jiabao juga berusaha meyakinkan tentang kebijakan baru pemerintahnya. Walaupun kalau yuan jatuh bukan merupakan rekayasa.

"China terus memantau pergerakan yuan dan akan memperkuat flektibilitas yuan di perdagangan sehingga bisa bergerak dua arah," katanya seperti dikutip dari cnbc.com.

Dengan kebijakan ini, analis menilai China secara diam-diam telah menyiapkan kebijakan mata yang untuk menghadapi krisis utang Uni Eropa yang semakin dalam. Caranya dengan memperlambat apresiasi yuan dan secara bersamaan mencoba membawa yuan dalam area depresiasi.

Kebijakan menyeimbangkan gerakan yuan diambil setelah tekanan inflasi dan pertumbuhan ekonomi China yang mengalami perlambatan. Hal ini memberi ruang kepada China untuk menyempurnakan kebijakan.

Para analis memperkirakan China mungkin memilih untuk melebarkan ruagn gerak yuan hanya ketika tekanan ke atas hal ini sejan dengan sempitnya surplus perdagangan dan aliran modal yang lebih rendah.

#china #pdb china #utang as #ekspor-impor #dolar #yuan
BERITA TERKAIT
Nasib Bisnis Vape, Terawan Janji Tampung Aspirasi
Indef: Bos BUMN Harus Steril Parpol & Kasus Hukum
(Swasembada Hortikultura) KPPU: Lanjutkan Wajib Tanam Importir Bawang Putih
Revisi PP 109/2012 Ancam Industri Hasil Tembakau
Panarub Group Berkesan Soal Fasilitas KB Bea Cukai
BC Banyuwangi Menuju Birokrasi Bersih dan Melayani
PLTU Tanjung Jati B Jadi Tulang Punggung Jawa-Bali

kembali ke atas