EKONOMI

Selasa, 22 November 2011 | 17:56 WIB

Sebanyak 700 Pegawai BI Berpotensi Pensiun Dini

Sandiyu Nuryono
Sebanyak 700 Pegawai BI Berpotensi Pensiun Dini
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Harry Azhar Aziz

INILAH.COM, Jakarta - Sekitar 700 pegawai Bank Indonesia (BI) bidang pengawasan berpotensi mengalami pensiun dini akibat terbentuknya Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Harry Azhar Aziz di Gedung DPR Jakarta, Selasa (22/11). "Sekarang ini sekitar 2.000 pegawai BI yang di sektor pengawasan. Nah itu barangkali 300 orang bisa direalokasi ke dalam dua fungsi lainnya, yaitu pengendalian moneter dan sistem pembayaran. Jadi tinggal 1.700," jelasnya.

Dari 1.700 pegawai tersebut, sekitar 1.000 orang akan dialokasikan ke OJK. "Nah yang 1.000 pegawai bisa di alokasikan ke OJK. Kalau misalnya OJK membutuhkan pegawai 2.500 orang, dari Bapepam sekitar 1.200 orang ditambah dari BI 1.000 orang dan 300 dari public opening lah atau dari masyarakat," tuturnya.

"Selanjutnya, yang 700 pegawai sisanya ini bagaimana? Kemungkinan ada satu wilayah yang dia di BI tidak punya pekerjaan dan di tempatkan OJK dia tak mau, mesti ada opsi pensiun dini. Itu tentu harus ada alokasi kompensasi anggara. Apakah itu di 2012 atau di 2013. Itu yang harus dirumuskan," tuturnya. [hid]

#ojk #bapepam #bi #kemenkeu #dewan komisioner #iuran oj
BERITA TERKAIT
Korban Investasi Bodong Desak Koster Tutup SGB
Keterbukaan Informasi, Bank DKI Raih Awards OJK
OJK Cabut Izin BPR Fajar Artha di Depok
PLTU Tanjung Jati B Jadi Tulang Punggung Jawa-Bali
Sri Mulyani Sebut Insentif Pajak Tembus Rp804 T
Menkop Apresiasi Inkoppas Gandeng BUMDes Pangan
Lindungi Baja Nasional, Bos KS Usul Regulasi Ini

kembali ke atas