METROPOLITAN

Rabu, 30 November 2011 | 18:19 WIB
(Noel Tewas Dikeroyok)

Orang Tua Korban Coba Serang Pelaku

Anton Hartono
Orang Tua Korban Coba Serang Pelaku
Foto : ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Orang tua Imanuel Andreas Siagian (14), siswa SMP yang tewas dikeroyok di Jalan Damai Ciracas, tidak kuasa menahan emosi saat menghadiri rekonstruksi pembunuhan anaknya di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur.

Panin Siagian (43), orang tua dari Imanel Andreas Siagian atau Noel, hampir melampiaskan kemarahannya saat melihat tiga orang pelaku pengeroyokan anaknya menjalani rekontruksi di Mapolsek Ciracas. Namun petugas berhasil menenangkan orang tua korban.

Hari ini, tiga tersangka pembunuh Noel, menjalani proses rekonstruksi terjadinya tawuran hingga mengakibatkan korban tewas. FAR (14), DS (14) dan NEP (17) menjalani rekonstruksi dengan didampingi pengacara beserta keluarga di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur.

"Tersangka terpaksa menjalani rekonstruksi di Mapolsek Ciracas, karena kalau di TKP (Tempat Kejadian Perkara) kami khawatir bakal terjadi hal yang tidak diinginkan dari warga setempat," ujar Aiptu Baryadi, Kasie Humas Polsek Ciracas, Rabu (29/11/2011).

Ketiga tersangka dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara serta Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Dari penuturan tersangka, Baryadi menjelaskan FAR merupakan tersangka yang menyebabkan tewasnya Noel. "Saat itu yang memegang celurit adalah FAR. Sedangkan dua temannya, ikut membantu melakukan pemukulan," jelasnya.

Sebelumnya pada Selasa (29/11/2011) kemarin, Imanuel Andreas Siagian tewas setelah dikeroyok dan diserang dengan mengunakan senjata tajam oleh sekelompok orang di Gang Kober, Ciracas.

Noel tewas dengan luka bacok pada bagian dada dan punggungnya. Petugas kemudian menangkap tiga orang tersangka yakni FAR (14), DS (14) dan NEP (17). Dari keterangan pelaku, mengatakan pengeroyokan yang menewaskan Noel, berawal dari aksi coret-coret di dinding yang dilakukan oleh remaja Jalan Damai.

Saat itu Noel sedang berjalan pulang bersama dua temannya dan bertemu remaja yang keluar dari Gang Kober yang telah siap membawa senjata tajam dan bambu. Melihat gelagat buruk, Noel bersama teman-temannya langsung lari menjauh. Namun sayang, Noel tertangkap dan menjadi bulan-bulanan.[bay]

#kriminal #pembunuhan
BERITA TERKAIT
Gara-gara Program Anies Ramai Ingin Jadi Warga DKI
Pagi Ini, Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan
Polisi Selidiki Pembongkaran Portal Sungai Turi
Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan
(Teror Ait Keras Di Jakarta Barat) Pelaku Siram Korban Dengan Soda Api, Ini Efeknya
Polisi Tangkap Pelaku Teror Air Keras Di Jakbar
Kapolda Metro: Bahaya Medsos, Orang Jadi Radikal

kembali ke atas