METROPOLITAN

Rabu, 30 November 2011 | 19:05 WIB

Polisi Kejar Otak Pembunuh Noel

Anton Hartono
Polisi Kejar Otak Pembunuh Noel
inilah.com/ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Petugas dari Mapolsek Ciracas masih mengejar satu tersangka terkait pengeroyokan terhadap Imanuel Andreas Siagian (14), yang mengakibatkan siswa SMP tersebut tewas.

Satu tersangka yang saat ini diburu oleh petugas diketahui berinisial Y (18). Pelaku berinisial Y ini diduga merupakan otak pengeroyokan dan langsung menghilang pasca peristiwa tawuran yang menewaskan Imanuel Andreas Siagian pada Rabu (29/11/2011) lalu.

"Kita masih cari satu lagi tersangka. Dan diduga ia adalah otak dari semuanya," kata Aiptu Baryadi, Kasie Humas Polsek Ciracas, Rabu (29/11/2011).

Satu hari pasca terjadi tawuran, polisi langsung mengamankan tiga tersangka yang menyebabkan tewasnya Noel, pelajar SMP 157 itu. Mereka ditangkap petugas di rumahnya masing-masing, sedangkan satu tersangka lagi yaitu Y sudah tidak lagi berada di rumah. Menurut informasi, Y sudah tidak kembali dari rumah setelah kejadian tawuran tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Noel tewas dicelurit oleh remaja gang Kober hanya gara-gara coretan di dinding yang bertuliskan 'CHOBER'. Tulisan tersebut dicoret dengan menggunakan cat semprot, digantikan dengan nama 'Badui' kependekan dari Basis Dua Iblis. Karena tak terima tulisannya dicoret, akhirnya terjadilah tawuran antara Gang di Jl Damai RW 04, Susukan, Ciracas.

Noel yang saat itu bersama teman-temannya yakni remaja Jl Damai dan Gang Badui, bertemu remaja Gang Kober yang sudah siap dengan sejumlah senjata tajam, hingga akhirnya pecahlah keributan antar tiga gang. Namun remaja Jl Damai dan Badui mengalami kekalahan dan mundur.

Sayangnya, Noel tertangkap dan langsung mendapat sabetan celurit di bagian punggungnya hingga mengakibatkan tewas tergeletak di jalan. Setelah itu ketiga gang pun saling melarikan diri meninggalkan korban yang telah bersimbah darah.

Saat ini tiga tersangka tersebut, diproses oleh bagian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jaktim untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.[bay]

#kriminal #pembunuhan
BERITA TERKAIT
Kapolda Metro: Bahaya Medsos, Orang Jadi Radikal
Lapor Jual Kendaraan Bermotor Lewat Aplikasi Ini
BPRD Tagih Pajak ke Rumah Para Penunggak
(Operasi Zebra Jaya) Polisi Amankan 800 Kendaraan Bermasalah Pajak
BPN Kota Depok Tertibkan Warga Berdalih Verponding
Anies Temui Pembalab Formula E Asal Belgia
Banyak Nama Cawagub, Anies: Harus Bisa Kerja Sama

kembali ke atas