NASIONAL

Rabu, 30 November 2011 | 19:22 WIB

Proyek CIS-RISI PLN Dapat Restu Bank Dunia

Soemitro
Proyek CIS-RISI PLN Dapat Restu Bank Dunia
Eddie Widiono inilah.com/Ardhy fernando

INILAH.COM, Jakarta - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan outsourcing Customer Information System - Rencana Induk Sistem Informasi (CIS-RISI) PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Tangerang Tahun 2004-2006, Eddie Widiono, mengungkapkan bahwa proyek CIS-RISI pernah akan didanai oleh Bank Dunia.

Namun karena terjadi krisis, bantuan lembaga donor internasional tersebut urung dilakukan. "Iya, proyek CIS-RISI ini sudah mendapatkan restu dari Bank Dunia sebesar US$39 juta," ujar Eddie dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2011).

Dia mengatakan, salah satu yang menjadi dasar pelaksanaan proyek CIS-RISI adalah karena adanya rencana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Namun saat pihaknya tengah merencanakan kenaikan tersebut, PLN malah dihantam krisis kepercayaan. Menyusul adanya isu penggelapan dana sebesar Rp6 miliar yang dilakukan oleh oknum pegawai PLN.

"Isu itu sangat memukul (rencana) dalam kenaikan TDL. Sehingga saya menganggap sistem informasi mutlak diperlukan," ucap Eddie.

Eddie didakwa melakukan penunjukkan langsung terhadap PT Netway Utama, sebagai rekanan tanpa persetujuan Dewan Komisaris PT PLN seperti yang sudah diatur. Akibat dari penunjukkan langsung itu, negara diduga dirugikan sebesar Rp46,1 miliar dari total proyek senilai Rp137,1 miliar yang seharusnya dana yang dikeluarkan hanya Rp92,2 miliar. Eddie diduga menikmati Rp2 miliar dari pengadaan tersebut .[mvi]

#korupsi #pln #eddie widiono
BERITA TERKAIT
Terpidana Korupsi Proyek PLN Batubara Diciduk
Setelah Bebas, Sofyan: Istirahat Dulu
Sofyan Basir Bebas, Lima Pimpinan KPK Kumpul
KPK Siap Banding Atas Vonis Bebas Sofyan Basir
Karyawan Palma Minta KPK Buka Blokir Rekening
Satgassus Bakamla Tangkap Kapal Muat Rokok Ilegal
Ponorogo Anggarkan Rp4 Miliar untuk 4000 Jamban

kembali ke atas