NASIONAL

Rabu, 30 November 2011 | 20:30 WIB
(Jembatan Tenggarong Runtuh)

PT Bukaka Harus Siap Bertanggung Jawab

Ajat M Fajar
PT Bukaka Harus Siap Bertanggung Jawab
IST

INILAH.COM, Jakarta - Komisi V DPR menegaskan jika dalam investigasi memang ditemukan penyelewengan prosedur pada jembatan Kutai Kartanegara, maka pihak pengelola proyek harus bertanggung jawab.

Menurut anggota Komisi V dari Fraksi PPP Arwani Thomafi, jembatan Kutai Kartanegara atau Tenggarong belum sepantasnya ambruk. Karena secara teknis jembatan tersebut belum terlalu lama digunakan. Untuk itu investigasi mendalam harus dilakukan agar bisa ditemukan apa penyebab rubuhnya jembatan tersebut.

"Tentu kita harus menunggu hasil valid dan resmi dari investigasi. Tetapi patut diduga ada problem teknis. Jembatan ini masih cukup muda untuk ambruk tanpa ada sebab bencana alam," ujar Anggota Komisi V dari fraksi PPP Arwani Thomafi kepada INILAH.COM, Rabu (30/11/2011).

Arwani mengatakan, jika dalam hasil investigasi tersebut ditemukan adanya kekeliruan dalam proses pembangunan, maka pihak terkait dalam hal ini PT Bukaka akan diminta pertanggungjawabannya atas insiden ini. "Semua yang terbukti melakukan kesalahan komitmen kerja menurut saya harus dimintai pertanggungjawaban. Tapi semua harus mengacu pada hasil resmi investigasi yang dilakukan oleh pihak terkait," katanya.

Untuk itu, lanjut Arwani, hari ini Komisi V DPR yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V Mulyani meninjau langsung tempat ambruknya jembatan Tenggarong di Kutai. "Ya, tim komisi V yang berjumlah 8 orang saat ini di kutai," ucapnya.[bay]

#jembatan #runtuh #tenggarong
BERITA TERKAIT
Kapolri Sebut Gatot Eddy Layak Dimutasi ke Mabes
Politisi PDIP I Nyoman Dhamantra Segera Disidang
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Utara
Wawan Segera Pindah ke Lapas Cipinang
Pemilik Hotel Alih Saham Secara Ilegal
Wawan Siap Lakukan Pembuktian Terbalik
PKS: Tak Fair Evaluasi Presiden yang Baru Bekerja

kembali ke atas