EKONOMI

Senin, 05 Desember 2011 | 19:51 WIB

Minamas Akui Belum Lestarikan Orangutan

Sandiyu Nuryono
Minamas Akui Belum Lestarikan Orangutan

INILAH.COM, Jakarta - Adanya pembantaian orangutan di Kalimantan karena aktivitas perkebunan sawit dibantah oleh pihak PT Minamas Gemilang.

"Sime Darby (induk usaha Minamas Gemilang) tidak melakukan aktivitas (pembantaian) itu (orangutan). Kami harus memastikan semua aktivitas kami tidak bertentangan dan menjaga kelestarian lingkungan," tegas Presiden Komisaris Minamas Gemilang, Tun Musa Hitam di Jakarta, Senin (5/12).

Memang untuk pelestarian orangutan di Indonesia belum bisa dilakukan perseroan. Pelestarian orangutan baru di lakukan di Malaysia saja. Anggaran CSR untuk itu sebesar 25 juta ringgit Malaysia yang dimulai sejak 2008 hingga 2018.

Adapun untuk tahun depan, Minamas Gemilang menargetkan produksi CPO sebesar 1 juta ton. Sementara untuk lahan yang belum tergarap akan dianggarkan dana 10 juta ringgit Malaysia per hektar. Selain itu, perseoran masih belum ada rencana untuk membangun pabrik baru di 2012.

Minamas Gemilang memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 288.057 hektar. Jumlah itu mendominasi 45% dari 'land bank' perusahaan secara total. Minamas Gemilang memiliki 23 pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 20.500 ton per hari. Total kapasitas sebesar 1.025 ton per jam untuk 20 jam per harinya. [hid]

#minamas gemilang #orangutan #cpo
BERITA TERKAIT
Di Forum Mentan Sedunia, SYL Bawa Tiga Misi Pangan
Pakar IPB Dorong Kolaborasi Ekonomi Lokal
Kemendes PDTT Wakili RI di Pertemuan OECD Paris
Mentan Bangga Kopi Blawan Dihargai Mahal di Jerman
(Kementan) Alokasi dan Penggunaan Pupuk Sesuai Kebutuhan
Kisruh di TVRI, Rizal Ramli Dukung Helmi
DPR Dukung Ahok dan Moeldoko Berantas Mafia Migas

kembali ke atas