METROPOLITAN

Senin, 05 Desember 2011 | 20:20 WIB

Tidak Tahan Jadi Korban Sodomi, Sobirin Bacok Aris

Tidak Tahan Jadi Korban Sodomi, Sobirin Bacok Aris
inilah.com/ilustrasi

INILAH.COM, Tangerang - Tidak tahan selalu menjadi korban sodomi, membuat Sobirin (23) gelap mata. Pemuda itu pun nekat membacok Aris Nuryanto (36) warga Perumahan permata Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Pembacokan yang dilakukan oleh Sobirin terhadap rekan kerjanya itu terjadi pada Senin (5/12/2011) dinihari. Kejadian berawal saat Aris menghubungi Sobirin untuk datang ke rumahnya di Blok D23 No 2 RT 10/05, Perumahan Permata Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Setelah tiba di rumah, Aris kemudian meminta Sobirin memuaskan nafsu bejatnya. Saat itu Sobirin tidak kuasa menolak, karena korban mengancam akan memukul Sobirin. Lantaran takut, pelaku akhirnya mau melampiaskan nafsu syahwat korban.

Usai melapiaskan nafsunya, korban kemudian tertidur. Melihat Aris tertidur, pelaku kemudian mengambil sebilah clurit di dapur dan langsung membacok kepala korban. Melihat korban bersimbah darah, Sobirin malah duduk di samping tubuh teman kencannya.

Warga yang mendengar teriakan korban, kemudian berdatanganumah korban. Melihat Aris bersimbah darah, warga kemudian menghubungi Polsek Sepatan dan membawanya ke RSU tangerang. Petugas yang datang kemudian mengamankan Sobirin ke Polsek Sepatan.

Kapolsek Sepatan AKP Sunaryo mengatakan, penganiayaan itu dilatarbelakangi sakit hati. Korban kerap kali memaksa Sobirin dijadikan pemuas nafsu syahwat Aris. Bahkan, perbuatan abnormal yang dilakukan Aris tersebut dilakukan di bagian pusar Sobirin.

"Korban memiliki prilaku seks menyimpang, baru kali saya menemukan kasus sodomi tapi lewat pusar," ujarnya.

Sakit hati karena pusarnya menjadi sasaran pelampiasan nafsu Aris, pelaku kemudian mengambil sebilah clurit dan membacok kepala korban hingga kritis. Hingga kini, pelaku masih diperiksa di Polsek Sepatan. "Motif pembacokan karena pelaku merasa sakit hati terhadap prilaku korban yang memaksa untuk melampiaskan nafsu syahwatnya," ungkap Sunaryo.

Kepada petugas, Sobirin mengaku sudah dua bulan berkenalan dengan Aris. Perkenalan keduanya terjadi di pabrik besi, tempat keduanya berkerja. Aris kerap mengajak Sobirin menginap di rumahnya dan memaksa untuk melakukan hubungan badan . "Sakit Mas, pusar saya dijadikan pelampiasan nafsu dia," ungkapnya.

Sobirin mengaku terpaksa menuruti kemauan Aris, pasalnya jika tidak mau memuaskan nafsu bejatnya, Aris tak segan-segan memukul dirinya. "Pas datang ke rumah, saya dipaksa melayani, Jika tidak mau, Aris akan memukul saya," ujar Sobirin.[pkm/bay]

#kriminal #pembacokan #pemerkosaan #narkoba
BERITA TERKAIT
(Kurir 5 Kilogram Heroin) Lawan Petugas, WNA Pakistan Tewas Dibedil
Bawa 5 Kg Heroin, Polda Metro Tangkap WNA Pakistan
Anies Matangkan LRT Pulogadung-Kebayoran Lama
Warga Cibinong Antusias Baksos Al Azhar Syifa Budi
Polisi Serahkan Mayat WN Pakistan Terkait Narkoba
Penjelasan Soal Honorer Direndam Dalam Air Keruh
Pemprov DKI Ancam Cabut Izin DWP Jika Melanggar

kembali ke atas