METROPOLITAN

Minggu, 11 Desember 2011 | 18:09 WIB

Pisau untuk Bunuh Raafi, Dititipkan ke Oknum TNI

Bayu Hermawan
Pisau untuk Bunuh Raafi, Dititipkan ke Oknum TNI
foto:ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Rekontruksi kasus penusukan yang menewaskan siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya Benjamin (17), digelar di dua tempat berbeda. Dari Rekontruksi, diketahui seorang oknum TNI menerima pisau yang diduga digunakan untuk menusuk Raafi.

Rekontruksi dilakukan sejak Minggu (11/12/2011) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, di tempat hiburan Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan. Hadir dalam rekontruksi tersebut adalah Sher Mohammad Febryawan yang menjadi tersangka pelaku penusukan terhadap Raafi.

Selain itu juga hadir tersangka lain yakni Mg, Hi, Fj, RH, Cn, dan Ab. SMF yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, serta 5 orang saksi lainnya. Dari rekonstruksi itu diketahui, oknum TNI berinisial San menerima sebuah pisau lipat dari seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi Raafi, kemudian di bawa turun oleh oknum TNI dari lokasi kejadian, dan kemudian disimpan di bawah jok depan mobil Toyota Fortuner warna hitam B 510 OD milik tersangka lainnya yakni Robie Hatim.

Rekontruksi di Shy Rooftop Papilion dilakukan lebih dari 18 adegan. Dari awal sampai terjadinya penusukan di lantai 4 Cafe Shy Rooftop Papilion. Adegan rekontruksi sendiri tertutup bagi para awak wartawan dari permintaan pihak Shy Rooftop.

Sekitar 20 anggota kepolisian ditambah petugas keamanan Cafe pun menjaga pergerakan wartawan secara ketat. Mayoritas adegan berlangsung dalam gedung. Selain kendaraan tersangka, sebuah taksi juga dilibatkan dalam reka ulang. Hingga siang ini rekonstruksi masih digelar.

Seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ikut menyaksikan saat kelompok tersangka Febryawan mengeroyok siswa Pangudil Luhur, Raafi Aga Winasya Benjamin (17). Meski begitu, polisi menyebut Paspampres tidak terlibat dalam pengeroyokan Raafi cs.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto mengatakan, Paspampres yang dirahasiakan identitasnya itu datang ke Shy Rooftop pada saat kejadian atas undangan tersangka Robie.

"Dia (anggota Paspampres) datang ke situ bersama Robie," ujarnya.

Imam melanjutkan, setelah tersangka Febry menusuk Raafi, senjata tajam lalu dititipkan ke anggota Paspampres tersebut. "Sempat dititipkan ke dia (anggota Paspampres) tetapi kemudian diserahkan lagi ke Febry," ungkapnya.

Setelah melakukan rekontruksi di Shy Rooftop, kemudian dilanjutkan di kediamannya Febry di Sawangan - Depok. Hingga saat ini belum ada keterangan dari pihak Kepolisian mengenai hasil rekontruksi di dua tempat tersebut.[bay/st]

#kriminal #pembunuhan #sma #pangudi #luhur
BERITA TERKAIT
Pengguna Skuter Listrik Nakal Bakal Ditindak
Polisi Masih Dalami Kasus Pembobolan ATM Bank DKI
Narkoba, Eks Kapolsek Kebayoran Baru Ditahan
Ditresnarkoba PMJ Musnahkan Barbuk 356 Gram Heroin
Gara-gara Program Anies Ramai Ingin Jadi Warga DKI
Pagi Ini, Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan
Polisi Selidiki Pembongkaran Portal Sungai Turi

kembali ke atas