PASAR MODAL

Senin, 12 Desember 2011 | 19:45 WIB

Wall Street Berpotensi akan Negatif

Wahid Ma'ruf
Wall Street Berpotensi akan Negatif
AFP

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street berpotensi melemah pada pembukaan perdagangan Senin (12/12) setelah lembaga pemeringkat Moody's akan memaparkan kajian kredit pada kuartal I 2012.

Dalam KTT Uni Eropa akhir pekan lalu, sebanyak 26 negara menyetujui usulan Prancis dan Jerman untuk integrasi fiskal. Langkah ini untuk mengatasi krisis utang Eropa. Namun sebagian investor khawatir tidak dapat dilaksanakan dalam jangka panjang.

"Secara substansi, komunike ini menawarkan beberapa langkah baru. Tetapi tidak mengubah pandangan kami bahwa risiko terhadap kohesi Eropa terus meningkat," kata Moody's dalam laporan mingguan.

Bursa saham Eropa jatuh setelah euforia KTT pekan lalu telah mereka. Indeks FTSE turun 0,3%, indeks DAX turun 1,5% dan indeks CAC turun 1,09%.

Indeks akan diwarnai pergerakan saham Boeing setelah pihak Abu Dhabi Etihad Airways telah membeli 12 pesawat Boeing 10 787-9 Dreamliner. Transaksi itu mencapai US$2,8 miliar. Saham ConocoPhillips dengan pernyataan Direktorat Petroleum Norwegia soal ladang gas di laut utara dekat dalang minyak BP.

Data ekonomi yang akan dirilis hari ini soal data anggaran Departemen Keuangan AS untuk bulan November. Ekonom memprediksi akan defisit US$139 miliar dibanding bulan Oktober defisit 98,47 miliar.

#wall street #laporan kuartal3 #utang eropa #dolar #em
BERITA TERKAIT
Harga Minyak Berjangka Bisa Naik 2% Lebih
Kenaikan Harga Emas Berjangka Terhenti
Bursa Saham AS Lanjutkan Pelemahan
Ini Cara Indosat Kurangi Beban Keuangan
China Undang Delegasi AS ke Beijing?
Inilah Alasan BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5%
Bursa Saham AS Cermati Sikap Pejabat Fed

kembali ke atas