PASAR MODAL

Senin, 12 Desember 2011 | 22:04 WIB

Wall Street Melemah pada Pembukaan Senin

Wahid Ma'ruf
Wall Street Melemah pada Pembukaan Senin
BBC

INILAH.COM, New York - Kesepakatan Uni Eropa yang akan mengambil langkah agresif dalam mengatasi krisis tidak dapat membantu mengurangi kekhawatiran investor pada pembukaan perdagangan Wall Street, Senin (12/12).

Indeks Dow Jones turun 0,9% ke 12.064, indeks Nasdaq turun 1,4% ke 2.608 dan indeks S&P turun 1,1% ke 1.240. Sebanyak 30 saham dalam indeks Dow jatuh dipimpin saham Caterpillar yang turun 2,3% dan saham General Electric turun 0,3%. Pelemahan terdalam dialami sektor perbankan seperti saham KBW Bank turun 1,5% dan saham Citigroup turn 4,07%.

"Nampaknya mimpi buruk Eropa belum hilang semua. Investor memikirkan lagi penguatan pada akhir pekan lalu," kata Andrew Wilkinson, analis dari Miller Tabak seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Dalam KTT Uni Eropa akhir pekan lalu, sebanyak 26 negara menyetujui usulan Prancis dan Jerman untuk integrasi fiskal. Langkah ini untuk mengatasi krisis utang Eropa. Namun sebagian investor khawatir tidak dapat dilaksanakan dalam jangka panjang.

Lembaga pemeringkat Moody's akan memaparkan kajian kredit pada kuartal I 2012. Kabar ini telah menekan bursa Eropa seperti indeks FTSE turun 1,15, indeks DAX turun 2,4% dan indeks CAC turun 1,8%.

#wall street #laporan kuartal3 #utang eropa #dolar #em
BERITA TERKAIT
PT Mega Manunggal Properti Buy Back 9% Saham
IHSG Ada Peluang Bangkit
Kartu Kredit Topang Transaksi di Singles Day
SMP Binaan AALI Mampu Berprestasi Skala Nasional
Buffett Kurangi Saham Apple, Beli Saham Tambang
Permintaan Minyak Mentah Naik Jadi 1,1 Juta Barel
Wow! Utang Global Kian Naik Jadi US$250 Triliun

kembali ke atas