EKONOMI

Kamis, 15 Desember 2011 | 20:01 WIB

BNI Syariah Tidak Gunakan 'Debt Collector'

Tio Sukanto
BNI Syariah Tidak Gunakan 'Debt Collector'
Foto : Ist

INILAH.COM, JAKARTA - Bank BNI syariah menyatakan tidak menggunakan jasa penagihan pihak ketiga (debt collector) untuk menagih tunggakan kartu kreditnya.

Demikian disampaikan Direktur Bisnis BNI Syariah, Bambang saat ditemui di kantor pusat PP Muhammadiyah, Jakarta Kamis (15/12). Selama ini pihaknya menggunakan tenaga penagihan dari internal karyawannya.

"Kita punya hasanah card di BNI Syariah, tapi kami tidak menggunakan jasa penagihan pihak ketiga atau debt collector. Sebab, selama ini kami melakukan penagihan dengan menggunakan karyawan internal kami," kata Bambang.

Terkait kartu kredit tersebut sejauh ini (akhir November) pihak BNI Syariah memiliki kartu hasanah card sebanyak 500 ribu kartu dengan transaksi mencapai Rp150 miliar. Namun mengingat peluang yang terbuka lebar, pihaknya menargetkan pada tahun depan transaksi dengan menggunakan kartu kredit ditargetkan naik 200%.

"Karena peluangnya masih besar, khususnya dikomunitas kita targetkan pada tahun 2012 nanti tumbuh sekitar 200%," katanya.

Akibat peristiwa yang meninggalnya salah satu pengguna kartu kredit akibat ulah nakal jasa debt collector pemerintah melalui Bank Indonesia pada tanggal 9 Desember lalu, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan surat edaran eksternal yang berlaku untuk semua bank tentang aturan penggunaan tenaga alihdaya (outsourching).

Menurut BI, jasa layanan penagih masih bisa dioutsourchingkan sedangkan karyawan-karyawan yang berhubungan langsung dengan operasional bank seperti teller, customer service dan account officer harus dari karyawan bank tersebut. [hid]

#bni #bbni #laba bersih #kredit #npl #dpk #bni life #bni
BERITA TERKAIT
2019, Kredit Sindikasi Bank Mandiri Tembus US$3,4M
Tahun Tikus Logam, Bank BTN Ancang-ancang Ini
OJK Dorong Kredit Fokus Usaha Mikro
Puluhan Pembangkit PLN Akan Dikonversi ke Gas
PLN Tambah Pasokan Listrik dari Pembangkit EBT
Luhut Ingin 'Perampok' Jiwasraya Dimiskinkan
Bank BJB Kembali Serahkan Bantuan Kemanusiaan

kembali ke atas