HIBURAN

Kamis, 15 Desember 2011 | 21:30 WIB

Terbesar, Java Jazz Festival 2012

Aris Danu Cahyono
Terbesar, Java Jazz Festival 2012
Foto: Ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Java Jazz Festival ke-8 kembali digelar 2 hingga 4 Maret 2012. Terbesar, puluhan musisi internasional dan lokal siap meramaikan ajang musik jazz bergengsi itu.

Menurut Peter F Gonta, pendiri Java Festival Production perhelatan Java Jazz Festival kali ini terbesar, dibandingkan 7 konser sebelumnya.

"Ini Java Jazz kedelapan, kalau di Cina angka delapan itu artinya lucky. Tahun 2012 nanti akan jadi yang terbesar selama penyelenggaraan," ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (15/12).

Peter menambahkan Java Jazz Festival sudah menjadi barometer konser musik di Asia. Hal itu terlihat dengan banyaknya wisatawan asing yang berkunjung saat pelaksanaan Java Jazz Festival tahun 2011 lalu.

"Ini sudah jadi milik dari bangsa Indonesia, terutama bagi penggemar musik. Nggak perlu ke Singapura untuk nonton konser. Tapi ke Jakarta aja buat nonton konser besar," bebernya.

Java Jazz Festival 2012 mengusung tema Don't Worry Be Jazzy
Musisi lain seperti Ron Carter, Carl Allen, Rodney Whitaker, Joey De Francesco, Juilliard Jazz Quartet akan menambah kental adonan jazz di festival itu. Sentuhan latin akan ditampilkan oleh Sheila E and Family dan Poncho Sanches Latin Jazz Band.
Sedangkan, kehadiran Medesky Martin and Wood, Soul and Pimp Session, Mamas Gun, dan Robert Randolph akan memuaskan peminat musik nge-groove dengan bahan dasar soul funk yang kuat.

Sementara untuk musisi lokal yang akan meramaikan festival tersebut, Barry Likumahuwa Quintet, Indra Lesmana dan Sujiwo Tejo yang akan menampilkan aksi panggung yang unik. Dalang eksentrik itu rencananya akan membawakan puisi dan lagu.

Java Festival Production, selaku penyelenggara akan memberikan harga tiket murah yang dibuka mulai dari Rp100 ribu.

Peter berharap perhetalan musik akbar ini turut membawa citra positif bagi wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Indonesia.

"Kami di sini ingin bring the world to Indonesia. Kami dinilai sebagai negara penuh disaster. Itu yang menggelitik kita. Karena itu, kita pengin Indonesia sebagai the Mecca of jazz. Tujuan jazz di dunia," paparnya. [aji]

#java jazz festival #peter f gontha
BERITA TERKAIT
Film Satria Dewa GatotKaca Kenalkan Para Tokohnya
Lesti Bersyukur Dipercaya Duduk di Kursi Juri LIDA
Trio Lestari Bikin Lagu Sambut Anak Glenn Fredly
Klik Film Mudahkan Masyarakat Nikmati Film Favorit
Keanuagl Belajar Stand Up Comedy Jelang Diroasting
Ini Nominasi Billboard Indonesia Music Awards
Demi Penuhi Nazar, Tora Sudiro Nekat Garong Rumah

kembali ke atas