NASIONAL

Jumat, 16 Desember 2011 | 02:07 WIB

KPK: Kami Diintervensi, Tapi Tidak Mempan

Santi Andriani
KPK: Kami Diintervensi, Tapi Tidak Mempan
Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Bibit Samad Riyanto inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta- Intervensi terhadap kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang benar terjadi. Pimpinan KPK pun mengakui, jika mereka kerap ingin diintervensi dalam penanganan kasus korupsi.

Namun mereka mengaku, hal itu tak sampai menggangu apalagi mempengaruhi penanganan kasus korupsi. "Begitu kelompoknya ada yang kena (tindak pidana, red) langsung (mencoba intervensi, red). Dari mana-mana ada (pihak yang intervensi, red), dari legislatif, eksekutif, lainnya," tandas Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Bibit Samad Riyanto dalam konfrensi pers kinerja akhir tahun KPK di auditorium Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/12/2011).

Pimpinan KPK diminta buka-bukaan menceritakan pengalaman mereka menjadi Pimpinan KPK selama empat tahun. Adakah bentuk intervensi yang sering mereka peroleh dalam penanganan kasus korupsi di KPK.

Pimpinan KPK seperti Bibit Samad Riyanto, Mochamad Jasin dan Chandra Hamzah kompak mengakuinya. Mereka mengaku kalau kerap kali ingin diintervensi.

"Intervensi itu memang ada, tapi kita nggak mau ladenin. Makanya saya sering matikan HP (telepon genggam) dan nggak mau dengerin orang demo (demontrasi)," aku Bibit.

Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, Mochamad Jasin pun mengakui dirinya pun sering menerima intervensi dari pihak luar. Senada dengan Bibit, Jasin mengatakan, dirinya dan Pimpinan ataupun jajaran KPK lainnya tak menghiraukan intervensi tersebut.

Intervensi tidak hanya dilakukan terhadap pimpinan. Bahkan, sejumlah Deputi yang berurusan langsung dalam kasus, tidak terlapas dari upaya tersebut.

"Tak hanya kepada pimpinan, kepada jajaran dibawah pimpinan juga ada, khususnya kepada deputi yang menangani kasus-kasus itu. Makanya kita selalu mengembangkan orang yang profesional. Kita saling mengawasi satu sama lain. Sejauh ini kita tidak pernah menghiraukan," pungkasnya. [gus]

#kpk #intervensi #dpr #chandra #bibit #jasin
BERITA TERKAIT
Pegawai KPK Syukuri Tingkat Kepercayaan Masyarakat
Mobil Cicilan Disita, Wawan Protes Soal Denda
DPR Minta Kasus Bom Medan Diusut Tuntas
Kasus Impor Gula, KPK Periksa Dua Dirut PTPN
KPK Periksa Wakil Gubernur Lampung
KPK Jadwalkan Periksa Anak Yasonna Senin Depan
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dirut PTPN XII

kembali ke atas