METROPOLITAN

Jumat, 16 Desember 2011 | 16:11 WIB

Rs Diperkosa, Perekonomian Keluarga Terganggu

Anton Hartono
Rs Diperkosa, Perekonomian Keluarga Terganggu
Foto: Ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Peristiwa memprihatinkan yang dialami Ros (40) seorang pedagang sayur yang diperkosa di dalam angkutan kota (angkot) di kawasan Depok membuat keluarganya sangat terpukul.

Bahkan setelah kejadian itu, hingga kini ibu dua anak itu masih sangat trauma di RS Polri Kramatjati. Sementara warung sayurannya sudah tidak lagi buka pasca kejadian. Padahal dengan berjualan sayurlah, Ros dan suaminya bisa meningkatkan perekonomian keluarganya.

"Warungnya sudah nggak pernah buka lagi dan rumahnya juga sering kosong. Karena suami dan anaknya lebih sering ke rumahsakit," kata kerabat korban di Jl Raden Saleh, Sukmajaya Depok, Jumat (16/12/2011).

Menurutnya, Ros merupakan orang yang baik selama tinggal di Sukmajaya, Depok. Dia tinggal bersama keluarganya yakni suami, serta dua anaknya yang masih berumur satu tahun dan tujuh tahun. Selain itu orangtuanya juga ikut tinggal bersama di rumahnya sejak sekitar lima tahun lalu.

Namun saat ini rumah tersebut lebih sering terlihat sepi, setelah peristiwa perkosaan yang dialami Ros di dalam angkot saat hendak belanja sayuran ke Pasar Kemiri Muka, Depok. Hingga kini korban masih dalam perawatan intensif RS Polri Kramatjati dan tidak boleh seorang pun menjenguk kecuali keluarga kandungnya.[bay]

#pemerkosaan #angkutan umum #angkot #perempuan
BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Ancam Cabut Izin DWP Jika Melanggar
Gardu Tol Pasar Rebo Rusak Usai Tabrakan Dua Mobil
597 Personel Gabungan TNI-Polisi Siap Amankan DWP
Ditangkap, Pelaku Persekusi Banser Minta Maaf
Protelindo Harap Cakung Berekonomi Modern
Berikut Fasilitas Hunian DP 0 Rupiah Fase ke II
Anies Ingin Syarat Daftar Rumah DP Nol Dipermudah

kembali ke atas