EKONOMI

Jumat, 16 Desember 2011 | 18:24 WIB

BPMigas Hadapi 1.234 Kasus Sektor Migas

Tio Sukanto
BPMigas Hadapi 1.234 Kasus Sektor Migas
IST

INILAH.COM, Jakarta - BP Migas mengungkapkan 1.234 kasus eksternal yang menganggu target produksi minyak dan gas yang ditetapkan pemerintah tahun 2011 ini.

Demikian disampaikan Kepala BP Migas, R Priyono, Jum'at (16/12). "Sepanjang 2011 total kendala ekternal yang merupakan gangguan non teknis tersebut mencapai 1.234 kasus. Sebagian besar berasa di luar kemampuan BP Migas dan lintas sektoral," kata Priyono.

Priyono menjelaskan kasus di lintas sketoral tersebut misalnya pencurian peralatan migas yang mencapai kasus 648, gangguan operasi non teknis seperti unjuk rasa, sabotase, penghentian kegiatan, ancaman, dan kasus lainnya sebanyak 586 kasus. "Jika dibandingkan dengan tahun lalu kasus atau gangguan non teknis tahun ini lebih tinggi, tahun ini 1.234 kasus, sementara tahun lalu 756 kasus," beber Priyono.

Priyono menambahkan 756 kasus itu terdiri dari pencurian perlatan migas sebesar 493 kasus dan gangguan non teknis operasional migas lainnya mencapai 263 kasus. Sementara gangguan non teknis lainnya yang membuat potensi menjadi terkendala adalah cuaca buruk yang membuat pengentalan minyak di pipa milik PT Chevron Pacific Indonesia, tidak jelasnya perpanjangan kontrak blok West Madura Offshore, Kebakaran FSO Lentera Bangsa milik PT Trada Maritim Tbk, gangguan Hose/Riser di Kangean Energy, Star Energy dan Camar Resources karena cuaca.

Sementara kendala teknis adalah kerusakan pipa lifting dan kompresor di Lapangan Udang Alfa dan Bravo dam problem lifiting sumur BN-18 di Lapangan Bunyu yang dikelola Pertamina EP.

Seperti diketahui produksi minyak hingga akhir tahun 2011 ini hanya tercapai 903.441 barel per hari, padahal target produksi minyak dalam APBN-P 2011 sebesar 945.000 barel oil per hari. [hid]

#bp migas #lifting minyak #apbn 2011 #minyak dunia #R
BERITA TERKAIT
Produksi Migas, Pertamina Optimis 910 Ribu MBOEPD
Pengawasan OJK Jeblok, DPR Bentuk Badan Supervisi
Nasib Bisnis Vape, Terawan Janji Tampung Aspirasi
Indef: Bos BUMN Harus Steril Parpol & Kasus Hukum
(Swasembada Hortikultura) KPPU: Lanjutkan Wajib Tanam Importir Bawang Putih
Revisi PP 109/2012 Ancam Industri Hasil Tembakau
Panarub Group Berkesan Soal Fasilitas KB Bea Cukai

kembali ke atas