EKONOMI

Jumat, 16 Desember 2011 | 20:54 WIB
(Bayar Kelebihan BBM Subsidi 2011)

Pemerintah Bayar dengan SAL 2010

Dian Ichsan Siregar
Pemerintah Bayar dengan SAL 2010
Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa inilah.com/Dok

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah akan menjamin pembayaran kelebihan kuota BBM subsidi 2011 akan dilakukan carry over untuk tahun 2012 tidak akan menggangu APBN 2012.

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan pemerintah memiliki SAL Rp9 triliun sisa di tahun 2010. Dengan demikian cukup kuat untuk pangan dan energi.

"Pemerintah mempunyai anggaran risiko fiskal yang dapat dipergunakan sebagai pengganti pemakaian kuota BBM subsidi pada tahun 2012, tidak akan dikorbankan karena kita memiliki cadangan," ujar ujarnya, Jumat (16/12).

Untuk mengatasi hal itu, sudah ada koordinasi dengan Kemenkeu mengenai masalah tersebut. Kesimpulan sementara, pemerintah masih mempunyai ruang untuk mengambil langkah carry over. "BBM sendiri itu akan dibebankan pada APBN-P di tahun 2012 nanti," tegasnya.

Pada tahun 2011 pemerintah menetapkan kuota BBM bersubsidi sebanyak 40,4 juta kilo liter. Namun realisasi tahun ini telah melampaui kuota sekitar 41,9 juta kl dari penentuan yang telah ditetapkan dalam APBN-P 2011. "Sehingga pemakaian kelebihan kuota diperkirakan mencapai sekitar 1,5 juta kl," jelasnya. [hid]

#bbm bersubsidi #pembatasan bbm #dana subsidi #apbn 2
BERITA TERKAIT
Pencanangan Zona Integritas Bea Cukai Pasar Baru
Paket Ganja dari Medan Terendus Petugas Bea Cukai
Dorong Ekspor ke Swiss, Kedubes Gelar Temu Bisnis
PTDI Serah Terimakan 2 Helikopter ke Basarnas
​Sinergi Bank Mandiri dan Kementan Muliakan Petani
Hadapi Libur Nataru, PLN Siagakan Ratusan Petugas
Bukalapak Ikuti Suksesi Alphabet dan Alibaba

kembali ke atas