NASIONAL

Sabtu, 17 Desember 2011 | 22:15 WIB
(Suap PPID)

Wa Ode: Kasus Saya Dipolitisasi

Ajat M Fajar
Wa Ode: Kasus Saya Dipolitisasi
Wa Ode Nurhayati inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Tersangka kasus suap dana Pembangunan Percepatan Infrastruktur Daerah (PPID) Wa Ode Nurhayati menduga bahwa kasus yang menjeratnya adalah bermuatan politis.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyatakan, sebelum kasus ini mencuat, empat pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR sempat memanggil Haris Surahman orang yang ditudingnya sebagai calo anggaran dengan alasan menerima laporan tentang praktik percaloan. Padahal, Banggar DPR tidak memiliki kapasitas untuk menerima pengaduan masyarakat.

"Saya ingin menyampaika ke publik bahwa Banggar tidak menerima aduan masyarakat. Banggar hanya mengurus masalah bugdeting sampai dengan pengawasan keuangan," ujar Wa Ode saat ditemui usai acara diskusi di Warung Daun, Cikini, Sabtu (17/12/2011).

Wa Ode mengatakan, pada saat pemanggilan Haris oleh empat pimpinan Banggar, Haris mengaku sempat dimintai sejumlah uang atas pembahasn dana PPID di Banggar. Padahal kewenangan Banggar tidak sampai menindaklanjuti pengaduan masyarakat.

"Tetapi tiba-tiba seorang Haris yang bukan siapa-siapa diterima oleh 4 orang dari Banggar. Di notulenkan dalam notulen Banggar. Bagi saya dilihat disitu dramatisir dari awal. Saya yakin dan percaya KPK tidak menjadi alat kekuasaan dan politik kita lihat prosesnya dulu," ungkapnya. [mar]

#banggar #dpr #kasus suap ppid #wa ode #pan
BERITA TERKAIT
Reaksi Komisi III Soal STNK Online
(Kasus Threesome di Bali) DPR Imbau Kemdikbud Evaluasi Sistem Rekrutmen
DPR Rapat Bamus Bahas Uji Kelayakan Calon kapolri
Alat Kelengkapan DPR Akan Disahkan Besok
KPK Jadwalkan Periksa Anak Yasonna Senin Depan
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dirut PTPN XII
Jokowi Pernah Lapor Kasus Korupsi, KPK: Kasus Apa?

kembali ke atas